Hadis Abu Dawud No. 1641
🔤 Teks Arab
🌐 Terjemahan
Bahasa Indonesia
Sunan Abu Daud 1641: Telah menceritakan kepada Kami Ahmad bin Abdullah bin Yunus, telah menceritakan kepada Kami Zuhair. Dan telah diriwayatkan dari jalur yang lain: Telah menceritakan kepada Kami Muhammad bin Katsir, telah mengabarkan kepada Kami Sufyan dan ini adalah lafazh hadits Zuhair, telah menceritakan kepada Kami Ibrahim bin 'Uqbah, telah mengabarkan kepadaku Kuraib bahwa
Ia bertanya kepada Usamah bin Zaid, aku katakan: beritahukan kepadaku apa yang kalian perbuat pada sore hari ketika engkau membonceng Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam? Ia berkata: Kami datang ke jalan bukit yang padanya orang-orang menderumkan untanya untuk singgah di Al Mu'arras (tempat singgah untuk tidur dan istirahat pada akhir malam). Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menderumkan untanya kemudian buang air kecil. -Zuhair tidak mengatakan: "Beliau menyiramkan air."- Kemudian beliau meminta tempat berwudlu lalu beliau berwudlu, tidak berlebihan sekali. Aku katakan: wahai rasul, Shalat! Beliau mengatakan: "Shalat di depanmu." Usamah berkata: lalu beliau naik unta hingga Kami sampai ke Muzdalifah. Beliau melakukan shalat Maghrib kemudian orang-orang menderumkan unta di tempat-tempat persinggahan mereka, dan mereka tidak bertahallul, hingga beliau mendirikan shalat 'Isya` dan melakukan shalat, kemudian orang-orang bertahallul. -Muhammad dalam haditsnya menambahkan:- Kuraib berkata: apa yang kalian lakukan ketika pagi hari? Ia berkata: Beliau memboncengkan Al Fadll, sedangkan aku pergi bersama orang-orang Quraisy yang pergi cepat dengan berjalan kaki.
Telah menceritakan kepada Kami Ahmad bin Hanbal, telah menceritakan kepada Kami Yahya bin Adam, telah menceritakan kepada Kami Sufyan dari Abdurrahman bin 'Ayyasy dari Zaid bin Ali dari ayahnya dari 'Ubaidullah bin Abu Rafi' dari Ali ia berkata: kemudian beliau memboncengkan Usamah, dan beliau memperlambat jalan untanya sementara orang-orang memukul unta kanan dan kiri, dan beliau tidak menoleh kepada mereka dan berkata: "Tenanglah wahai manusia." Dan beliau bertolak ketika matahari tenggelam.
📋 Perbandingan Status
| Peneliti | Status |
|---|---|
| al-Albani | Shahih / Hasan Selain Perkataannya: Tanpa Ucapan, "Tidak Menoleh", Yang Terjaga Adalah "Menoleh", Dan Tirmidzi Menshahihkannya |
| Abu Thahir | Shahih / Dha'if |
📊 Status Menurut al-Albani
| No | Status | Kode |
|---|---|---|
| 1 | Shahih | - |
| 2 | Hasan Selain Perkataannya: Tanpa Ucapan, "Tidak Menoleh", Yang Terjaga Adalah "Menoleh", Dan Tirmidzi Menshahihkannya | - |
📊 Status Menurut Abu Thahir
| No | Status | Kode |
|---|---|---|
| 1 | Shahih | 1921 |
| 2 | Dha'if | 1922 |
🎯 Analisis Kekuatan Hadis
| Status | Indikator Kekuatan |
|---|---|
| Shahih | 🟢 Kuat |
| Hasan Selain Perkataannya: Tanpa Ucapan, "Tidak Menoleh", Yang Terjaga Adalah "Menoleh", Dan Tirmidzi Menshahihkannya | ⚪ Tidak Diketahui |
| Dha'if | 🔴 Lemah |
📝 Informasi Hadis
- Koleksi: Sunan Abu Dawud
- Nomor Hadis: 1641
- Ditambahkan pada: 18 October 2025
- Status al-Albani: Shahih / Hasan Selain Perkataannya: Tanpa Ucapan, "Tidak Menoleh", Yang Terjaga Adalah "Menoleh", Dan Tirmidzi Menshahihkannya
- Status Abu Thahir: Shahih / Dha'if
Hadis ini telah diverifikasi secara otomatis menggunakan sistem grading ulama hadis.