Hadis Abu Dawud No. 33

🔤 Teks Arab

سنن أبي داوود ٣٣: حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ خَالِدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَوْهَبٍ الْهَمْدَانِيُّ حَدَّثَنَا الْمُفَضَّلُ يَعْنِي ابْنَ فَضَالَةَ الْمِصْرِيَّ عَنْ عَيَّاشِ بْنِ عَبَّاسٍ الْقِتْبَانِيِّ أَنَّ شِيَيْمَ بْنَ بَيْتَانَ أَخْبَرَهُ عَنْ شَيْبَانَ الْقِتْبَانِيِّ قَالَ إِنَّ مَسْلَمَةَ بْنَ مُخَلَّدٍ اسْتَعْمَلَ رُوَيْفِعَ بْنَ ثَابِتٍ عَلَى أَسْفَلِ الْأَرْضِ قَالَ شَيْبَانُ فَسِرْنَا مَعَهُ مِنْ كَوْمِ شَرِيكٍ إِلَى عَلْقَمَاءَ أَوْ مِنْ عَلْقَمَاءَ إِلَى كَوْمِ شَرِيكٍ يُرِيدُ عَلْقَامَ فَقَالَ رُوَيْفِعٌ إِنْ كَانَ أَحَدُنَا فِي زَمَنِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيَأْخُذُ نِضْوَ أَخِيهِ عَلَى أَنَّ لَهُ النِّصْفَ مِمَّا يَغْنَمُ وَلَنَا النِّصْفُ وَإِنْ كَانَ أَحَدُنَا لَيَطِيرُ لَهُ النَّصْلُ وَالرِّيشُ وَلِلْآخَرِ الْقِدْحُ ثُمَّ قَالَ قَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا رُوَيْفِعُ لَعَلَّ الْحَيَاةَ سَتَطُولُ بِكَ بَعْدِي فَأَخْبِرْ النَّاسَ أَنَّهُ مَنْ عَقَدَ لِحْيَتَهُ أَوْ تَقَلَّدَ وَتَرًا أَوْ اسْتَنْجَى بِرَجِيعِ دَابَّةٍ أَوْ عَظْمٍ فَإِنَّ مُحَمَّدًا صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْهُ بَرِيءٌ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ خَالِدٍ حَدَّثَنَا مُفَضَّلٌ عَنْ عَيَّاشٍ أَنَّ شِيَيْمَ بْنَ بَيْتَانَ أَخْبَرَهُ بِهَذَا الْحَدِيثِ أَيْضًا عَنْ أَبِي سَالِمٍ الْجَيْشَانِيِّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو يَذْكُرُ ذَلِكَ وَهُوَ مَعَهُ مُرَابِطٌ بِحِصْنِ بَابِ أَلْيُونَ قَالَ أَبُو دَاوُد حِصْنُ أَلْيُونَ بِالْفِسْطَاطِ عَلَى جَبَلٍ قَالَ أَبُو دَاوُد وَهُوَ شَيْبَانُ بْنُ أُمَيَّةَ يُكْنَى أَبَا حُذَيْفَةَ

🌐 Terjemahan

Bahasa Indonesia

Sunan Abu Daud 33: Telah menceritakan kepada kami Yazid bin Khalid bin Abdullah bin Mauhib Al Hamdani telah menceritakan kepada kami Al Mufadhdhal, yakni Ibnu Fadhalah Al Mishri dari 'Ayyasy bin Abbas Al Qitbani bahwasanya Syiyaim bin Baitan telah mengabarkan kepadanya dari Syaiban Al Qitbani dia berkata:

Sesungguhnya Maslamah bin Mukhallad pernah menugaskan Ruwaifi' bin Tsabit sebagai walikota di Asfal al Ardl (daerah dataran rendah di Mesir). Syaiban melanjutkan: Kami berjalan bersamanya dari Kum Syarik ke 'Alqama atau dari 'Alqama ke Kaum Syarik dengan tujuan 'Alqam. Ruwaifi' berkata: "Pada zaman Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam hidup, ada salah seorang diantara kami yang mempergunakan unta milik temannya sampai kurus (untuk berjihad) dengan syarat separuh hasil perolehan ghanimah untuk pemilik unta dan separuhnya untuk kami. Dan terkadang salah seorang diantara kami mendapatkan mata panah dan bulunya sedang yang lain mendapatkan wadahnya. Ruwaifi' melanjutkan: Rasulullah pernah berpesan kepadaku: "Wahai Ruwaifi', bisa jadi kamu akan memiliki umur yang panjang sepeninggalku, maka kabarkanlah kepada orang banyak, bahwa siapa yang mengikat jenggotnya atau mengikatkan kalung pada kudanya, atau beristinja dengan kotoran binatang atau tulang, maka sesungguhnya Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam berlepas diri dari orang tersebut."

Telah menceritakan kepada kami Yazid bin Khalid telah menceritakan kepada kami Al Mufadhdhal dari 'Ayyasy bahwasanya Syiyaim bin Baitan telah mengabarkan kepadanya dengan hadits ini, juga dari Abu Salim Al Jaisyani dari Abdullah bin 'Amr dan menyebutkan hal itu, dan dia saat itu terikat di pintu Alyun.

📋 Perbandingan Status

Peneliti Status
al-Albani Shahih / Shahih
Abu Thahir Shahih / Shahih

📊 Status Menurut al-Albani

No Status Kode
1 Shahih -
2 Shahih -

📊 Status Menurut Abu Thahir

No Status Kode
1 Shahih 36
2 Shahih 37

🎯 Analisis Kekuatan Hadis

Status Indikator Kekuatan
Shahih 🟢 Kuat

📝 Informasi Hadis

  • Koleksi: Sunan Abu Dawud
  • Nomor Hadis: 33
  • Ditambahkan pada: 18 October 2025
  • Status al-Albani: Shahih / Shahih
  • Status Abu Thahir: Shahih / Shahih

Hadis ini telah diverifikasi secara otomatis menggunakan sistem grading ulama hadis.

Hadis Abu Dawud No. 33

Penulis

HadisKu

Tanggal

18 - 10 - 2025

Bagikan Hadis ini