Hadis Abu Dawud No. 500
🔤 Teks Arab
🌐 Terjemahan
Bahasa Indonesia
Sunan Abu Daud 500: Telah menceritakan kepada kami Utsman bin Abi Syaibah telah menceritakan kepada kami Waki' bin Al Jarrah telah menceritakan kepada kami Al Walid bin Abdullah bin Jumai' dia berkata: Telah menceritakan kepadaku Nenekku dan Abdurrahman bin Khallad Al Anshari dari Ummu Waraqah binti Abdillah bin Naufal Al Anshariyah bahwasanya
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam ketika menuju ke pertempuran Badr, dia berkata: saya bertanya kepada beliau: Ya Rasulullah, izinkanlah saya ikut serta dalam peperangan bersamamu untuk merawat prajurit-prajurit yang sakit, mudah mudahan Allah menganugerahkan kepadaku mati syahid. Beliau bersabda: "Tetaplah di rumahmu, sesungguhnya Allah Ta'ala akan menganugerahkan kepadamu mati syahid." Perawi Hadits ini berkata: Karena itulah dia disebut Asy Syahidah (wanita yang mati syahid). Kata perawi: Dia adalah ahli Al Quran, lalu dia meminta izin kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam supaya diperbolehkan mengambil seorang muadzin di rumahnya. Lalu beliau mengizinkannya. Katanya: Dia membuat kedua budaknya yang laki-laki dan perempuan sebagai budak Mudabbar (budak yang dijanjikan merdeka sepeninggal tuannya). Pada suatu malam, kedua budak itu bangun dan pergi kepadanya, Ialu menyelubungkan sehelai kain tutup mukanya ke wajahnya sampai wanita itu meninggal, sementara kedua budak itu melarikan diri. Pada keesokan harinya, Umar berdiri di hadapan orang banyak, lalu berkata: "Barangsiapa yang mengetahui kedua atau melihat kedua budak ini, hendaklah membawanya kemari!" Setelah tertangkap, maka keduanya diperintahkan untuk disalib. Kedua budak inilah orang yang pertama kali disalib di kota Madinah.
Telah menceritakan kepada kami Al Hasan bin Hammad Al Hadlrami telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Fudlail dari Al Walid bin Jumai' dari Abdurrahman bin Khallad dari Ummu Waraqah binti Abdullah bin Al Harits dengan hadits ini, namun yang pertama lebih lengkap. Dia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah berkunjung ke rumahnya dan beliau mengangkat seorang muadzin yang menyerukan adzan untuknya dan beliau mengizinkan Ummu Waraqah menjadi imam keluarganya. Abdurrahman berkata: Saya melihat muadzinnya adalah seorang laki-laki yang sudah tua.
📋 Perbandingan Status
| Peneliti | Status |
|---|---|
| al-Albani | Hasan |
| Abu Thahir | Hasan 591 / Hasan 592 |
📊 Status Menurut Abu Thahir
| No | Status | Kode |
|---|---|---|
| 1 | Hasan 591 | - |
| 2 | Hasan 592 | - |
🎯 Analisis Kekuatan Hadis
| Status | Indikator Kekuatan |
|---|---|
| Hasan | 🟡 Sedang |
| Hasan 591 | ⚪ Tidak Diketahui |
| Hasan 592 | ⚪ Tidak Diketahui |
📝 Informasi Hadis
- Koleksi: Sunan Abu Dawud
- Nomor Hadis: 500
- Ditambahkan pada: 18 October 2025
- Status al-Albani: Hasan
- Status Abu Thahir: Hasan 591 / Hasan 592
Hadis ini telah diverifikasi secara otomatis menggunakan sistem grading ulama hadis.