Hadis Abu Dawud No. 869
🔤 Teks Arab
🌐 Terjemahan
Bahasa Indonesia
Sunan Abu Daud 869: Telah menceritakan kepada kami Al Qa'nabi dari Malik dari Ibnu Syihab dari Abu Salamah bin Abdurrahman dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
"Apabila salah seorang dari kalian tengah mengerjakan shalat, maka setan akan datang kepadanya kemudian ia mengacaukan (pikiran) hingga tidak tahu berapa kali dia shalat, apabila salah seorang dari kalian mendapati yang demikian itu, hendaknya ia sujud dua kali ketika masih duduk (tasyahud)."
Abu Daud mengatakan: "Demikianlah yang di riwayatkan oleh Ibnu 'Uyainah, Ma'mar, Al Laits."
Telah menceritakan kepada kami Hajjaj bin Abu Ya'qub telah menceritakan kepada kami Ya'qub telah menceritakan kepada kami sepupunya Az Zuhri dari Muhammad bin Muslim seperti isnad hadits ini, dia menambahkan: "Ketika masih duduk sebelum salam."
Telah menceritakan kepada kami Hajjaj telah menceritakan kepada kami Ya'qub telah mengabarkan kepada kami ayahku dari Ibnu Ishaq telah menceritakan kepadaku Muhammad bin Muslim Az Zuhri dengan isnad dan maknanya, dia berkata: "Kemudian dia sujud dua kali sebelum salam, lalu salam."
📋 Perbandingan Status
| Peneliti | Status |
|---|---|
| al-Albani | Shahih / Hasan Shahih |
| Abu Thahir | Shahih 1030 / Shahih 1031 / Hasan 1032 |
📊 Status Menurut al-Albani
| No | Status | Kode |
|---|---|---|
| 1 | Shahih | - |
| 2 | Hasan Shahih | - |
📊 Status Menurut Abu Thahir
| No | Status | Kode |
|---|---|---|
| 1 | Shahih 1030 | - |
| 2 | Shahih 1031 | - |
| 3 | Hasan 1032 | - |
🎯 Analisis Kekuatan Hadis
| Status | Indikator Kekuatan |
|---|---|
| Shahih | 🟢 Kuat |
| Hasan Shahih | 🟡 Sedang |
| Shahih 1030 | ⚪ Tidak Diketahui |
| Shahih 1031 | ⚪ Tidak Diketahui |
| Hasan 1032 | ⚪ Tidak Diketahui |
📝 Informasi Hadis
- Koleksi: Sunan Abu Dawud
- Nomor Hadis: 869
- Ditambahkan pada: 18 October 2025
- Status al-Albani: Shahih / Hasan Shahih
- Status Abu Thahir: Shahih 1030 / Shahih 1031 / Hasan 1032
Hadis ini telah diverifikasi secara otomatis menggunakan sistem grading ulama hadis.