Hadis Abu Dawud No. 997
🔤 Teks Arab
🌐 Terjemahan
Bahasa Indonesia
Sunan Abu Daud 997: Telah menceritakan kepada kami Ibnu As Sarh telah mengabarkan kepada kami Ibnu Wahb. Dan telah di riwayatkan dari jalur lain, telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Salamah Al Muradi telah menceritakan kepada kami Ibnu Wahb dari Yunus dari Ibnu Syihab telah mengabarkan kepadaku 'Urwah bin Az Zubair dari 'Aisyah istri Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dia berkata:
"Pernah terjadi gerhana matahari ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam masih hidup, maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam keluar menuju masjid, kemudian beliau berdiri dan bertakbir, dan orang-orang juga ikut berbaris di belakang beliau, kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memanjangkan bacaannya, lalu beliau bertakbir, kemudian ruku' hingga lama, setelah itu beliau mengangkat kepala (i'tidal) sambil membaca: 'samiallahu liman hamidah, rabbanaa walakal hamdu.' Kemudian beliau berdiri dan memanjangkan bacaannya (Al Fatihah dan surat Al Qur'an), namun agak pendek dari bacaan yang pertama. Kemudian beliau bertakbir dan ruku' hingga lama, namun ia lebih pendek daripada ruku' yang pertama, lalu beliau mengucapkan 'sami'allahu liman hamidah, rabbanaa walakal hamdu', kemudian ia mengerjakan seperti itu pada raka'at kedua, maka sempurnalah empat kali ruku' dan empat kali sujud. Dan ternyata matahari telah terang kembali sebelum beliau beranjak pergi."
Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Shalih telah menceritakan kepada kami 'Anbasah telah menceritakan kepada kami Yunus dari Ibnu Syihab dia berkata: Katsir bin 'Abbas pernah bercerita bahwa Abdullah bin 'Abbas pernah bercerita bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam shalat gerhana matahari." Kemudian Perawi menyebutkan seperti hadits 'Urwah dari Aisyah dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, bahwa beliau shalat dua raka'at, dan di setiap raka'at, beliau mengerjakan dua kali ruku'."
📋 Perbandingan Status
| Peneliti | Status |
|---|---|
| al-Albani | Shahih / Shahih |
| Abu Thahir | Shahih 1180 / Shahih 1181 |
📊 Status Menurut al-Albani
| No | Status | Kode |
|---|---|---|
| 1 | Shahih | - |
| 2 | Shahih | - |
📊 Status Menurut Abu Thahir
| No | Status | Kode |
|---|---|---|
| 1 | Shahih 1180 | - |
| 2 | Shahih 1181 | - |
🎯 Analisis Kekuatan Hadis
| Status | Indikator Kekuatan |
|---|---|
| Shahih | 🟢 Kuat |
| Shahih 1180 | ⚪ Tidak Diketahui |
| Shahih 1181 | ⚪ Tidak Diketahui |
📝 Informasi Hadis
- Koleksi: Sunan Abu Dawud
- Nomor Hadis: 997
- Ditambahkan pada: 18 October 2025
- Status al-Albani: Shahih / Shahih
- Status Abu Thahir: Shahih 1180 / Shahih 1181
Hadis ini telah diverifikasi secara otomatis menggunakan sistem grading ulama hadis.