Hadis Ahmad No. 18992

🔤 Teks Arab

مسند أحمد ١٨٩٩٢: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ وَحَجَّاجٌ قَالَا أَنَا شُعْبَةُ عَنْ حُمَيْدِ بْنِ هِلَالٍ قَالَ سَمِعْتُ مُطَرِّفًا قَالَ قَالَ لِي عِمْرَانُ بْنُ حُصَيْنٍ إِنِّي أُحَدِّثُكَ حَدِيثًا عَسَى اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ أَنْ يَنْفَعَكَ بِهِ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدْ جَمَعَ بَيْنَ حَجٍّ وَعُمْرَةٍ ثُمَّ لَمْ يَنْهَ عَنْهُ حَتَّى مَاتَ وَلَمْ يَنْزِلْ قُرْآنٌ فِيهِ يُحَرِّمُهُ وَإِنَّهُ كَانَ يُسَلِّمُ عَلَيَّ فَلَمَّا اكْتَوَيْتُ أَمْسَكَ عَنِّي فَلَمَّا تَرَكْتُهُ عَادَ إِلَيَّ

🌐 Terjemahan

Bahasa Indonesia

Musnad Ahmad 18992: Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ja'far dan Hajjaj keduanya berkata: telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari Humaid bin Hilal, ia berkata: Aku mendengar Mutharrif berkata: Imran bin Hushain radliallahu 'anhu berkata kepadaku: "Aku akan mengatakan kepadamu sebuah hadits yang mudah-mudahan Allah mendatangkan manfaat bagimu karenanyaya. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah menggabung (menyatukan) antara haji dan umrah kemudian beliau tidak melarangnya hingga beliau wafat, dan tidak ada ayat Al Qur'an yang turun yang mengharamkannya, beliau selalu memberi salam untukku, akan tetapi ketika aku berobat dengan kayy (besi yang dipanaskan) beliau melarangku, ketika aku meninggalkannya beliau kembali lagi menemuiku."

📋 Perbandingan Status

Peneliti Status
Ahmad Syakir Sanadnya Shahih Sesuai Syarat Syaikhain
Al Arnaut Tidak Tersedia

🎯 Analisis Kekuatan Hadis

Status Indikator Kekuatan
Sanadnya Shahih Sesuai Syarat Syaikhain ⚪ Tidak Diketahui

📝 Informasi Hadis

  • Koleksi: Musnad Ahmad
  • Nomor Hadis: 18992
  • Ditambahkan pada: 18 October 2025
  • Status Ahmad Syakir: Sanadnya Shahih Sesuai Syarat Syaikhain
  • Status Al Arnaut: Tidak Tersedia

Hadis ini telah diverifikasi secara otomatis menggunakan sistem grading ulama hadis.

Hadis Ahmad No. 18992

Penulis

HadisKu

Tanggal

18 - 10 - 2025

Bagikan Hadis ini