Hadis Ahmad No. 23083

🔤 Teks Arab

مسند أحمد ٢٣٠٨٣: حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ قَالَ أَخْبَرَنَا أَيُّوبُ عَنِ ابْنِ أَبِي مُلَيْكَةَ قَالَ قَالَتْ عَائِشَةُ مَاتَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي بَيْتِي وَيَوْمِي وَبَيْنَ سَحْرِي وَنَحْرِي فَدَخَلَ عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ أَبِي بَكْرٍ وَمَعَهُ سِوَاكٌ رَطْبٌ فَنَظَرَ إِلَيْهِ فَظَنَنْتُ أَنَّ لَهُ فِيهِ حَاجَةً قَالَتْ فَأَخَذْتُهُ فَمَضَغْتُهُ وَنَفَضْتُهُ وَطَيَّبْتُهُ ثُمَّ دَفَعْتُهُ إِلَيْهِ فَاسْتَنَّ كَأَحْسَنِ مَا رَأَيْتُهُ مُسْتَنًّا قَطُّ ثُمَّ ذَهَبَ يَرْفَعُهُ إِلَيَّ فَسَقَطَ مِنْ يَدِهِ فَأَخَذْتُ أَدْعُو اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ بِدُعَاءٍ كَانَ يَدْعُو لَهُ بِهِ جِبْرِيلُ عَلَيْهِ السَّلَام وَكَانَ هُوَ يَدْعُو بِهِ إِذَا مَرِضَ فَلَمْ يَدْعُ بِهِ فِي مَرَضِهِ ذَلِكَ فَرَفَعَ بَصَرَهُ إِلَى السَّمَاءِ وَقَالَ الرَّفِيقُ الْأَعْلَى الرَّفِيقُ الْأَعْلَى يَعْنِي وَفَاضَتْ نَفْسُهُ فَالْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي جَمَعَ بَيْنَ رِيقِي وَرِيقِهِ فِي آخِرِ يَوْمٍ مِنْ أَيَّامِ الدُّنْيَا

🌐 Terjemahan

Bahasa Indonesia

Musnad Ahmad 23083: Telah menceritakan kepada kami Isma'il, dia berkata: Telah mengkabarkan kepada kami: Ayyub dari Ibnu Abi Mulaikah berkata: Aisyah berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam meninggal di rumahku, pada hari aku mendapat giliranku, dan berada antara kerongkonganku dan atas perutku." Lalu Abdurrahman bin Abi Bakar masuk dengan membawa siwak yang masih basah dan menatapnya. Saya mengira dia mempunyai kepentingan. (Aisyah) Berkata: "Lalu aku mengambilnya, kemudian mengunyahnya, mengibaskannya, dan membaguskannya, kemudian aku berikan kepada beliau, lalu beliau membersihkan giginya dan belum pernah aku melihat orang yang membersihkan giginya sebagus yang ia lakukan. Kemudian dia memberikannya kepadaku dan jatuh (lepas) dari tangannya lalu aku pun mengambilnya. Dan saya pun berdoa kepada Allah AzzaWaJalla dengan doa yang digunakan malaikat Jibril Alaihissalam untuk memohon. Bila Nabi sakit, beliau selalu berdoa dengan doa itu, tapi pada sakitnya (kali ini) beliau tidak berdoa dengannya. Kemudian beliau mengangkat pandangannya ke langit dan mengucapkan: 'AR-RAFIIQUL A'LAA, AR-RAFIIQUL A'LAA (Wahai Dzat kekasih yang tertinggi, wahai dzat kekasih yang tertinggi).' Kemudian jiwa (nyawa) beliau melayang, segala puji bagi Allah yang telah mengumpulkan antara air liurku dengan air liur beliau pada hari-hari terakhir beliau di dunia."

📋 Perbandingan Status

Peneliti Status
Ahmad Syakir Sanadnya Shahih Sesuai Syarat Syaikhain
Al Arnaut Tidak Tersedia

🎯 Analisis Kekuatan Hadis

Status Indikator Kekuatan
Sanadnya Shahih Sesuai Syarat Syaikhain ⚪ Tidak Diketahui

📝 Informasi Hadis

  • Koleksi: Musnad Ahmad
  • Nomor Hadis: 23083
  • Ditambahkan pada: 18 October 2025
  • Status Ahmad Syakir: Sanadnya Shahih Sesuai Syarat Syaikhain
  • Status Al Arnaut: Tidak Tersedia

Hadis ini telah diverifikasi secara otomatis menggunakan sistem grading ulama hadis.

Hadis Ahmad No. 23083

Penulis

HadisKu

Tanggal

18 - 10 - 2025

Bagikan Hadis ini