Hadis An Nasai No. 2674
🔤 Teks Arab
سنن النسائي ٢٦٧٤: أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ أَنْبَأَنَا أَبُو عَامِرٍ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ الْحَكَمِ قَالَ قَالَ سَمِعْتُ عَلِيَّ بْنَ حُسَيْنٍ يُحَدِّثُ عَنْ مَرْوَانَ
أَنَّ عُثْمَانَ نَهَى عَنْ الْمُتْعَةِ وَأَنْ يَجْمَعَ الرَّجُلُ بَيْنَ الْحَجِّ وَالْعُمْرَةِ فَقَالَ عَلِيٌّ لَبَّيْكَ بِحَجَّةٍ وَعُمْرَةٍ مَعًا فَقَالَ عُثْمَانُ أَتَفْعَلُهَا وَأَنَا أَنْهَى عَنْهَا فَقَالَ عَلِيٌّ لَمْ أَكُنْ لِأَدَعَ سُنَّةَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِأَحَدٍ مِنْ النَّاسِ
أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ أَنْبَأَنَا النَّضْرُ عَنْ شُعْبَةَ بِهَذَا الْإِسْنَادِ مِثْلَهُ
🌐 Terjemahan
Bahasa Indonesia
Sunan Nasa'i 2674: Telah mengabarkan kepada kami Ishaq bin Ibrahim, ia berkata: brtmi Abu 'Amir, ia berkata: telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari Al Hakam, ia berkata: saya pernah mendengar Ali bin Husain mengceritakan dari Marwan bahwa Usman melarang dari haji tamattu', dan seseorang menggabungkan antara haji dan umrah. Lalu Ali mengucapkan: labbaika bihajjatin wa 'umrah ma'an. Maka Usman mengatakan: "Apakah engkau melakukannya sedangkan saya melarang dari hal tersebut? Lalu Ali berkata: saya tidak akan meninggalkan sunnah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam untuk seorangpun diantara manusia. Telah mengabarkan kepada kami Ishaq bin Ibrahim, ia berkata: telah memberitakan kepada kami An Nadhr dari Syu'bah dengan sanad seperti ini.
📋 Perbandingan Status
| Peneliti |
Status |
| Al-Albani |
Shahih |
| Zubair Ali Zai |
Shahih 2724 / Shahih 2725 |
📊 Status Menurut Zubair Ali Zai
| No |
Status |
Kode |
| 1 |
Shahih 2724 |
- |
| 2 |
Shahih 2725 |
- |
🎯 Analisis Kekuatan Hadis
| Status |
Indikator Kekuatan |
| Shahih |
🟢 Kuat |
| Shahih 2724 |
⚪ Tidak Diketahui |
| Shahih 2725 |
⚪ Tidak Diketahui |
📝 Informasi Hadis
- Koleksi: Sunan An Nasai
- Nomor Hadis: 2674
- Ditambahkan pada: 18 October 2025
- Status Al-Albani: Shahih
- Status Zubair Ali Zai: Shahih 2724 / Shahih 2725
Hadis ini telah diverifikasi secara otomatis menggunakan sistem grading ulama hadis.