Hadis Daruquthni No. 1447
🔤 Teks Arab
🌐 Terjemahan
Bahasa Indonesia
Sunan Daruquthni 1447: Muhammad bin Yahya bin Midras As-Sulami menceritakan kepada kami, Abu Daud As-Sijistani menceritakan kepada kami, Yazid bin Khalid bin Yazid biin Abdullah bin Mauhib Ar-Ramli menceritakan kepada kami, Al Mufadhdhal bin Fadhalah menceritakan kepada kami, dari Al-Laits bin Sa'd, dari Hisyam bin Sa'd, dari Abu AzZubair, dari Abu Ath-Thufail, dari Mu'adz bin Jabal: "Bahwa ketika Rasulullah SAW dalam perang Tabuk, bila matahari telah tergelincir sebelum berangkat, beliau menjamak Zhuhur dengan Ashar, dan bila berangkat sebelum matahari tergelincir, beliau menangguhkan Zhuhur hingga beliau turun pada waktu Ashar. Untuk shalat Maghrib juga seperti itu, bila matahari telah terbenam sebelum berangkat, beliau menjamak Maghrib dengan Isya, dan bila berangkat sebelum matahari terbenam, beliau menangguhkan Maghrib hingga beliau turun pada waktu Isya kemudian menjamak keduanya."
📋 Perbandingan Status
| Peneliti | Status |
|---|---|
| Majdi bin Mansur | Isnadnya lemah: Saya katakan: Di dalam sanadnya terdapat Al Mufadhdhal bin Fadhalah, ia lemah, AtTaqrib (2/272). Hadits ini aslinya terdapat di dalam Shahih Muslim kitab Musafir (52-53) dari Abu AzZubair. |
| Tidak Tersedia |
🎯 Analisis Kekuatan Hadis
| Status | Indikator Kekuatan |
|---|---|
| Isnadnya lemah: Saya katakan: Di dalam sanadnya terdapat Al Mufadhdhal bin Fadhalah, ia lemah, AtTaqrib (2/272). Hadits ini aslinya terdapat di dalam Shahih Muslim kitab Musafir (52-53) dari Abu AzZubair. | ⚪ Tidak Diketahui |
📝 Informasi Hadis
- Koleksi: Sunan Daruquthni
- Nomor Hadis: 1447
- Ditambahkan pada: 18 October 2025
- Status Majdi bin Mansur: Isnadnya lemah: Saya katakan: Di dalam sanadnya terdapat Al Mufadhdhal bin Fadhalah, ia lemah, AtTaqrib (2/272). Hadits ini aslinya terdapat di dalam Shahih Muslim kitab Musafir (52-53) dari Abu AzZubair.
- **Status **: Tidak Tersedia
Hadis ini telah diverifikasi secara otomatis menggunakan sistem grading ulama hadis.