Hadis Daruquthni No. 1449

🔤 Teks Arab

سنن الدارقطني ١٤٤٩: أَخْبَرَنَا عَبْدُ الْبَاقِي بْنُ قَانِعٍ , ثنا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عَلِيٍّ الْبَلْخِيُّ , ثنا قُتَيْبَةُ , [ص:242] ح وَحَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى بْنِ مِرْدَاسٍ , ثنا أَبُو دَاوُدَ , ثنا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ , ثنا اللَّيْثُ , عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ , عَنْ أَبِي الطُّفَيْلِ عَامِرِ بْنِ وَاثِلَةَ , عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ , أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ فِي غَزْوَةِ تَبُوكَ «إِذَا ارْتَحَلَ قَبْلَ أَنْ تَزِيغَ الشَّمْسُ أَخَّرَ الظُّهْرَ إِلَى الْعَصْرِ حَتَّى يَجْمَعَهَا مَعَ الْعَصْرِ فَيُصَلِّيهُمَا جَمِيعًا , وَإِذَا ارْتَحَلَ بَعْدَ زَيْغِ الشَّمْسِ صَلَّى الظُّهْرَ وَالْعَصْرَ ثُمَّ سَارَ , وَكَانَ إِذَا ارْتَحَلَ قَبْلَ الْمَغْرِبِ أَخَّرَ الْمَغْرِبَ حَتَّى يُصَلِّيَهَا مَعَ الْعِشَاءِ , وَإِذَا ارْتَحَلَ بَعْدَ الْمَغْرِبِ عَجَّلَ الْعِشَاءَ فَصَلَّاهَا مَعَ الْمَغْرِبِ». قَالَ أَبُو دَاوُدَ: وَهَذَا لَمْ يَرْوِهِ إِلَّا قُتَيْبَةُ

🌐 Terjemahan

Bahasa Indonesia

Sunan Daruquthni 1449: Abdul Baqi bin Qani' menceritakan kepada kami, Abdullah bin Muhammad bin Ali Al Balkhi menceritakan kepada kami, Qutaibah menceritakan kepada kami {h} Muhammad bin Yahya bin Midras menceritakan kepada kami, Abu Daud menceritakan kepada kami, Qutaibah bin Sa'id menceritakan kepada kami, Al-Laits menceritakan kepada kami, dari Yazid bin Abu Habib, dari Abu Ath-Thufail Amir bin Watsilah, dari Mu'adz bin Jabal: "Bahwa ketika Nabi SAW dalam perang Tabuk, bila bepergian sebelum tergelincirnya matahari, beliau menangguhkan Zhuhur hingga menjamaknya djsngan Ashar lalu melaksanakan keduanya secara jamak, dan bila bepergian setelah tergelincirnya matahari, beliau shalat Zhuhur dan Ashar kemudian berangkat. Dan bila bepergian sebelum Maghrib, beliau menangguhkan Maghrib hingga melaksanakannya dengan Isya, dan bila berangkat setelah Maghrib beliau memajukan Isya lalu melaksanakannya bersama Maghrib." Abu Daud mengatakan, "Tidak ada yang meriwayatkan (redaksi) ini selain Qutaibah."

📋 Perbandingan Status

Peneliti Status
Majdi bin Mansur Isnadnya shahih: HR. Abu Daud (1220); At-Tirmidzi (553); Ahmad, Ibnu Hibban, Al Hakim, dan Al Baihaqi, semuanya meriwayatkan dari Qutaibah. At-Tirmidzi mengatakan, Hasan gharib. Qutaibah meriwayatkannya sendirian."
Tidak Tersedia

🎯 Analisis Kekuatan Hadis

Status Indikator Kekuatan
Isnadnya shahih: HR. Abu Daud (1220); At-Tirmidzi (553); Ahmad, Ibnu Hibban, Al Hakim, dan Al Baihaqi, semuanya meriwayatkan dari Qutaibah. At-Tirmidzi mengatakan, Hasan gharib. Qutaibah meriwayatkannya sendirian." ⚪ Tidak Diketahui

📝 Informasi Hadis

  • Koleksi: Sunan Daruquthni
  • Nomor Hadis: 1449
  • Ditambahkan pada: 18 October 2025
  • Status Majdi bin Mansur: Isnadnya shahih: HR. Abu Daud (1220); At-Tirmidzi (553); Ahmad, Ibnu Hibban, Al Hakim, dan Al Baihaqi, semuanya meriwayatkan dari Qutaibah. At-Tirmidzi mengatakan, Hasan gharib. Qutaibah meriwayatkannya sendirian."
  • **Status **: Tidak Tersedia

Hadis ini telah diverifikasi secara otomatis menggunakan sistem grading ulama hadis.

Hadis Daruquthni No. 1449

Penulis

HadisKu

Tanggal

18 - 10 - 2025

Bagikan Hadis ini