Hadis Daruquthni No. 1766
🔤 Teks Arab
🌐 Terjemahan
Bahasa Indonesia
Sunan Daruquthni 1766: Al Husain bin Isma'il menceritakan kepada kami, Yusuf bin Musa menceritakan kepada kami, Ibnu Fudhail menceritakan kepada kami, Khashif menceritakan kepada kami. dari Abu Ubaidah, dari Abdullah, dia berkata, "Rasulullah SAW shalat Khauf bersama kami. Maka mereka berbaris menjadi dua barisan, satu barisan berada di belakang Nabi SAW sedangkan barisan yang lain menghadapi musuh. Lalu Rasulullah SAW shalat bersama mereka satu raka'at. dan barisan yang lain datang, lalu menempati tempat mereka, sedangkan mereka menghadapi musuh. Lalu Rasulullah SAW shalat bersama mereka satu raka'at, lalu beliau salam. Maka mereka berdiri dan shalat untuk diri mereka, lalu salam, kemudian pergi dan menempati tempat kelompok yang sedang menghadapi musuh, sedangkan kelompok yang menghadapi musuh kembali ke tempat mereka, lalu shalat satu raka'at untuk diri mereka sendiri, kemudian mereka salam."
📋 Perbandingan Status
| Peneliti | Status |
|---|---|
| Majdi bin Mansur | Sanadnya dha'if munqathi'. HR. Abu Daud (1244), dari Ibnu Fudhail. Menurut saya, Khashif bin Abdurrahman Al Jazari jujur, jelek hafalannya serta pikirannya kacau di akhir usianya dan dia dituduh mengikuti paham Murji'ah, At-Taqrib (1/224), sedangkan Abu Ubaidah tidak mendengar dari bapaknya Absullah bin Mas'ud. |
| Tidak Tersedia |
🎯 Analisis Kekuatan Hadis
| Status | Indikator Kekuatan |
|---|---|
| Sanadnya dha'if munqathi'. HR. Abu Daud (1244), dari Ibnu Fudhail. Menurut saya, Khashif bin Abdurrahman Al Jazari jujur, jelek hafalannya serta pikirannya kacau di akhir usianya dan dia dituduh mengikuti paham Murji'ah, At-Taqrib (1/224), sedangkan Abu Ubaidah tidak mendengar dari bapaknya Absullah bin Mas'ud. | ⚪ Tidak Diketahui |
📝 Informasi Hadis
- Koleksi: Sunan Daruquthni
- Nomor Hadis: 1766
- Ditambahkan pada: 18 October 2025
- Status Majdi bin Mansur: Sanadnya dha'if munqathi'. HR. Abu Daud (1244), dari Ibnu Fudhail. Menurut saya, Khashif bin Abdurrahman Al Jazari jujur, jelek hafalannya serta pikirannya kacau di akhir usianya dan dia dituduh mengikuti paham Murji'ah, At-Taqrib (1/224), sedangkan Abu Ubaidah tidak mendengar dari bapaknya Absullah bin Mas'ud.
- **Status **: Tidak Tersedia
Hadis ini telah diverifikasi secara otomatis menggunakan sistem grading ulama hadis.