Hadis Daruquthni No. 1870

🔤 Teks Arab

سنن الدارقطني ١٨٧٠: حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ صَالِحٍ الْحَلَبِيُّ , ثنا سَعِيدُ بْنُ عُثْمَانَ الْوَرَّاقُ , ثنا أَبُو التَّقِيِّ هِشَامُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ , ثنا بَقِيَّةُ , عَنْ إِسْمَاعِيلَ , عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ , عَنْ نَافِعٍ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَا زَكَاةَ فِي مَالِ امْرِئٍ حَتَّى يَحُولَ عَلَيْهِ الْحَوْلُ». رَوَاهُ مُعْتَمِرٌ وَغَيْرُهُ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ مَوْقُوفًا

🌐 Terjemahan

Bahasa Indonesia

Sunan Daruquthni 1870: Al Hasan bin Ahmad bin Shalih Al Halabi menceritakan kepada kami, Sa'id bin Utsman Al Warraq menceritakan kepada kami, Abu At-Taqiy Hisyam bin Abdul Malik menceritakan kepada kami, Baqiyyah menceritakan kepada kami, dari Isma'il, dari Abdullah bin Umar, dari Nafi' dari Ibnu Umar, dia berkata, Rasulullah SAW bersabda, "Tidak ada zakat pada harta seseorang hingga berlalu haul (satu tahun) atasnya." Diriwayatkan oleh Mu'tamir dan lainnya dari Ubaidillah secara mauquf.

📋 Perbandingan Status

Peneliti Status
Majdi bin Mansur Sanadnya dha'if. Menurut saya, Ismail bin Ubaidillah bin Umar yaitu Ibnu Ayyasy, seorang yang jujur pada riwayatnya dari penduduk negerinya (Himsh), sedangkan pada yang lain hafalannya campur baur, AtTaqrib (1/73), dan ini di antaranya. Seorang perawi darinya yaitu Baqiyyah adalah seorang mudallis dan dia meriwayatkannya secara mu'an'an. Sedangkan Hisyam bin Abdul Malik seorang yang jujur terkadang mengalami kebimbangan, At-Taqrib (2/319). Hadits ini diriwayatkan oleh Ibnu Al Jauzi di dalam At-Tahqiq (2/28), dari jalur periwayatan penyusun kitab tersebut.
Tidak Tersedia

🎯 Analisis Kekuatan Hadis

Status Indikator Kekuatan
Sanadnya dha'if. Menurut saya, Ismail bin Ubaidillah bin Umar yaitu Ibnu Ayyasy, seorang yang jujur pada riwayatnya dari penduduk negerinya (Himsh), sedangkan pada yang lain hafalannya campur baur, AtTaqrib (1/73), dan ini di antaranya. Seorang perawi darinya yaitu Baqiyyah adalah seorang mudallis dan dia meriwayatkannya secara mu'an'an. Sedangkan Hisyam bin Abdul Malik seorang yang jujur terkadang mengalami kebimbangan, At-Taqrib (2/319). Hadits ini diriwayatkan oleh Ibnu Al Jauzi di dalam At-Tahqiq (2/28), dari jalur periwayatan penyusun kitab tersebut. ⚪ Tidak Diketahui

📝 Informasi Hadis

  • Koleksi: Sunan Daruquthni
  • Nomor Hadis: 1870
  • Ditambahkan pada: 18 October 2025
  • Status Majdi bin Mansur: Sanadnya dha'if. Menurut saya, Ismail bin Ubaidillah bin Umar yaitu Ibnu Ayyasy, seorang yang jujur pada riwayatnya dari penduduk negerinya (Himsh), sedangkan pada yang lain hafalannya campur baur, AtTaqrib (1/73), dan ini di antaranya. Seorang perawi darinya yaitu Baqiyyah adalah seorang mudallis dan dia meriwayatkannya secara mu'an'an. Sedangkan Hisyam bin Abdul Malik seorang yang jujur terkadang mengalami kebimbangan, At-Taqrib (2/319). Hadits ini diriwayatkan oleh Ibnu Al Jauzi di dalam At-Tahqiq (2/28), dari jalur periwayatan penyusun kitab tersebut.
  • **Status **: Tidak Tersedia

Hadis ini telah diverifikasi secara otomatis menggunakan sistem grading ulama hadis.

Hadis Daruquthni No. 1870

Penulis

HadisKu

Tanggal

18 - 10 - 2025

Bagikan Hadis ini