Hadis Daruquthni No. 2220
🔤 Teks Arab
🌐 Terjemahan
Bahasa Indonesia
Sunan Daruquthni 2220: Muhammad bin Ahmad bin Amru bin Abdul Khaliq menceritakan kepada kami, Ali bin Sa'id Ar-Razi menceritakan kepada kami, Amru bin Khalaf bin Ishak bin Mirsal Al Khats'ami menceritakan kepada kami, bapakku menceritakan kepada kami pamanku, Ismail bin Mirsal menceritakan kepada kami, Muhammad bin Al Munkadir menceritakan kepada kami, dari Jabir bin Abdullah, dia berkata: Salah seorang sahabat Rasulullah SAW membuat makanan, lalu mengundang Nabi SAW dan para sahabatnya. Setelah makanan dihidangkan, salah seorang dari mereka menyingkir. Maka Nabi SAW bertanya kepadanya, "Apa yang terjadi padamu?" dia menjawab, "Sesungguhnya saya sedang berpuasa." Maka Nabi SAW bersabda kepadanya, "Saudaramu telah bersusah payah dan membuat makanan untukmu, kemudian kamu mengatakan, sungguh saya sedang berpuasa. Makan dan berpuasalah sehari sebagai penggantinya.
📋 Perbandingan Status
| Peneliti | Status |
|---|---|
| Majdi bin Mansur | Sanadnya dha'if sekali. HR. Ibnu Al Jauzi di dalam At-Tahqiq (2/102), dengan sanad penyusun kitab tersebut. Menurut saya, Ibnu Adi berkata, Amru bin Khulaif tertuduh memalsukan hadits. Ibnu Hibban mengatakan, dia pernah membuat hadits palsu. |
| Tidak Tersedia |
🎯 Analisis Kekuatan Hadis
| Status | Indikator Kekuatan |
|---|---|
| Sanadnya dha'if sekali. HR. Ibnu Al Jauzi di dalam At-Tahqiq (2/102), dengan sanad penyusun kitab tersebut. Menurut saya, Ibnu Adi berkata, Amru bin Khulaif tertuduh memalsukan hadits. Ibnu Hibban mengatakan, dia pernah membuat hadits palsu. | ⚪ Tidak Diketahui |
📝 Informasi Hadis
- Koleksi: Sunan Daruquthni
- Nomor Hadis: 2220
- Ditambahkan pada: 18 October 2025
- Status Majdi bin Mansur: Sanadnya dha'if sekali. HR. Ibnu Al Jauzi di dalam At-Tahqiq (2/102), dengan sanad penyusun kitab tersebut. Menurut saya, Ibnu Adi berkata, Amru bin Khulaif tertuduh memalsukan hadits. Ibnu Hibban mengatakan, dia pernah membuat hadits palsu.
- **Status **: Tidak Tersedia
Hadis ini telah diverifikasi secara otomatis menggunakan sistem grading ulama hadis.