Hadis Daruquthni No. 2300

🔤 Teks Arab

سنن الدارقطني ٢٣٠٠: حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ زِيَادٍ، نا أَحْمَدُ بْنُ مَنْصُورٍ , ثنا أَحْمَدُ بْنُ إِسْحَاقَ الْحَضْرَمِيُّ , ثنا وُهَيْبٌ , ثنا عَلِيُّ بْنُ الْحَكَمِ , عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي مُلَيْكَةَ , عَنْ عُقْبَةَ بْنِ الْحَارِثِ , عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ , «أَنَّهُ كَانَ لَا يَرَى بَأْسًا بِقَضَاءِ رَمَضَانَ مُتَقَطِّعًا»

🌐 Terjemahan

Bahasa Indonesia

Sunan Daruquthni 2300: Abdullah bin Muhammad bin Ziyad menceritakan kepada kami, Ahmad bin Manshur memberitakan kepada kami, Ahmad bin Ishak Al Hadhrami menceritakan kepada kami, Wuhaib menceritakan kepada kami, Ali bin Al Hakam menceritakan kepada kami. dari Abdullah bin Abi Mulaikah, dari Uqbah bin Al Harits, dari Abu Hurairah, "Bahwa Abu Hurairah berpendapat, tidak mengapa mengqadha puasa bulan Ramadhan secara terputus-putus."

📋 Perbandingan Status

Peneliti Status
Majdi bin Mansur Sanadnya hasan. Lihat takhrij hadits sebelumnya.
Tidak Tersedia

🎯 Analisis Kekuatan Hadis

Status Indikator Kekuatan
Sanadnya hasan. Lihat takhrij hadits sebelumnya. ⚪ Tidak Diketahui

📝 Informasi Hadis

  • Koleksi: Sunan Daruquthni
  • Nomor Hadis: 2300
  • Ditambahkan pada: 18 October 2025
  • Status Majdi bin Mansur: Sanadnya hasan. Lihat takhrij hadits sebelumnya.
  • **Status **: Tidak Tersedia

Hadis ini telah diverifikasi secara otomatis menggunakan sistem grading ulama hadis.

Hadis Daruquthni No. 2300

Penulis

HadisKu

Tanggal

18 - 10 - 2025

Bagikan Hadis ini