Hadis Daruquthni No. 3003
🔤 Teks Arab
🌐 Terjemahan
Bahasa Indonesia
Sunan Daruquthni 3003: Ahmad bin Muhammad bin Al Mughallis menceritakan kepada kami, Zuhair bin Muhammad menceritakan kepada kami, Ahmad bin Al Mufadhdhal menceritakan kepada kami, Asbath bin Nashr menceritakan kepada kami, dia berkata: As-Suddi mengira dari Mush'ab bin Sa'd, dari Ayahnya, dia berkata: Ketika peristiwa penaklukkan Makkah, Rasulullah SAW memberi jaminan keamanan kepada orang-orang, kecuali empat orang laki-laki dan dua orang perempuan. Beliau bersabda, "Bunuhlah mereka meskipun mereka bergelantungan (berlindung) di Kiswah Ka'bah, yaitu: Ikrimah bin Abu Jahl, Abdullah bin Khathl, Maqis bin Dhababah, dan Abdullah bin sa'd bin Abu Sarh"
📋 Perbandingan Status
| Peneliti | Status |
|---|---|
| Majdi bin Mansur | Sanadnya dhaif: HR. An-Nasa‘i (7/105) dan Abu Daud (2683) dari Ahmad bin Al Fadhl. Menurutku, Asbath bin Nashr adalah perawi yang jujur namun banyak melakukan kesalahan (At-Taqrib, 1/53). Ahmad bin Al Fadhl adalah perawi yang jujur namun Ia adalah seorang Syi'ah, dan hafalannya terdapat sesuatu (AtTaqrib, 1/27), sementara As-Suddi adalah perawi yang dha‘if. |
| Tidak Tersedia |
🎯 Analisis Kekuatan Hadis
| Status | Indikator Kekuatan |
|---|---|
| Sanadnya dhaif: HR. An-Nasa‘i (7/105) dan Abu Daud (2683) dari Ahmad bin Al Fadhl. Menurutku, Asbath bin Nashr adalah perawi yang jujur namun banyak melakukan kesalahan (At-Taqrib, 1/53). Ahmad bin Al Fadhl adalah perawi yang jujur namun Ia adalah seorang Syi'ah, dan hafalannya terdapat sesuatu (AtTaqrib, 1/27), sementara As-Suddi adalah perawi yang dha‘if. | ⚪ Tidak Diketahui |
📝 Informasi Hadis
- Koleksi: Sunan Daruquthni
- Nomor Hadis: 3003
- Ditambahkan pada: 18 October 2025
- Status Majdi bin Mansur: Sanadnya dhaif: HR. An-Nasa‘i (7/105) dan Abu Daud (2683) dari Ahmad bin Al Fadhl. Menurutku, Asbath bin Nashr adalah perawi yang jujur namun banyak melakukan kesalahan (At-Taqrib, 1/53). Ahmad bin Al Fadhl adalah perawi yang jujur namun Ia adalah seorang Syi'ah, dan hafalannya terdapat sesuatu (AtTaqrib, 1/27), sementara As-Suddi adalah perawi yang dha‘if.
- **Status **: Tidak Tersedia
Hadis ini telah diverifikasi secara otomatis menggunakan sistem grading ulama hadis.