Hadis Daruquthni No. 4237
🔤 Teks Arab
🌐 Terjemahan
Bahasa Indonesia
Sunan Daruquthni 4237: Abdullah bin Muhammad bin Sa'id Al Jammal menceritakan kepada kami, Hasyim bin Al Junaid Abu Shalih menceritakan kepada kami, Abdul Majid bin Abu Rawwad menceritakan kepada kami, Marwan bin Salim menceritakan kepada kami dari Al Kalbi, dari Abu Shalih, dari Abu Hurairah, dia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, 'Sesungguhnya Bani Israil binasa ketika telah terjadi di tengah mereka, bahwa para pendidik adalah anak-anak dari para tawanan umat itu, lalu mereka memberlakukan pendapat sehingga mereka sesat'."
📋 Perbandingan Status
| Peneliti | Status |
|---|---|
| Majdi bin Mansur | Isnadnya dha‘if. HR. Ibnu Majah (56) dari Abdullah bin Amr bin Al Ash secara marfu' menyrupai riwayat itu, sanadnya yang sangat dha'if. Di dalam sanad penulis terdapat Al Kalbi, yang dinilai dha‘if muttaham. Biografinya telah dikemukakan. Abdul Majid bin Abu Rawwad adalah perawi yang jujur namun banyak keliru, dan dia berfaham irja '. Ibnu Hibban malah menilainya matruk (riwayatnya ditinggalkan). (AtTaqrib, 1/517). |
| Tidak Tersedia |
🎯 Analisis Kekuatan Hadis
| Status | Indikator Kekuatan |
|---|---|
| Isnadnya dha‘if. HR. Ibnu Majah (56) dari Abdullah bin Amr bin Al Ash secara marfu' menyrupai riwayat itu, sanadnya yang sangat dha'if. Di dalam sanad penulis terdapat Al Kalbi, yang dinilai dha‘if muttaham. Biografinya telah dikemukakan. Abdul Majid bin Abu Rawwad adalah perawi yang jujur namun banyak keliru, dan dia berfaham irja '. Ibnu Hibban malah menilainya matruk (riwayatnya ditinggalkan). (AtTaqrib, 1/517). | ⚪ Tidak Diketahui |
📝 Informasi Hadis
- Koleksi: Sunan Daruquthni
- Nomor Hadis: 4237
- Ditambahkan pada: 18 October 2025
- Status Majdi bin Mansur: Isnadnya dha‘if. HR. Ibnu Majah (56) dari Abdullah bin Amr bin Al Ash secara marfu' menyrupai riwayat itu, sanadnya yang sangat dha'if. Di dalam sanad penulis terdapat Al Kalbi, yang dinilai dha‘if muttaham. Biografinya telah dikemukakan. Abdul Majid bin Abu Rawwad adalah perawi yang jujur namun banyak keliru, dan dia berfaham irja '. Ibnu Hibban malah menilainya matruk (riwayatnya ditinggalkan). (AtTaqrib, 1/517).
- **Status **: Tidak Tersedia
Hadis ini telah diverifikasi secara otomatis menggunakan sistem grading ulama hadis.