Hadis Daruquthni No. 4300
🔤 Teks Arab
🌐 Terjemahan
Bahasa Indonesia
Sunan Daruquthni 4300: Abu Abdullah Ahmad bin Muhammad Al Mughallas menceritakan kepada kami, Zuhair bin Muhammad bin Qumair menceritakan kepada kami, Ahmad Ibnu Al Mufadhdhal menceritakan kepada kami, Asbath bin Nashr menceritakan kepada kami, dia berkata: As-Suddi menyatakan dari Mush'ab bin Sa'd, dari ayahnya, dia berkata,
"Pada saat penaklukkan Makkah, Rasulullah SAW memberikan perlindungan kepada orang-orang kecuali empat orang dan dua wanita, dan beliau berkata, 'Bunuhlah mereka, walaupun kalian mendapati mereka bergelantungan dengan tirai Ka'bah; Ikrimah bin Abu Jahl, Abdullah bin Khathal, Miqyas bin Dhubabah, Abdullah bin Sa'd bin Abu Sarh'."
Lalu ia menyebutkan sisa redaksi hadits.
📋 Perbandingan Status
| Peneliti | Status |
|---|---|
| Majdi bin Mansur | Isnadnya dha'if. HR. Abu Daud (2683) dan An-Nasa'i (4073) dari Ahmad bin Al Mufadhdhal dengan isnad tersebut. Di dalamnya terdapat Ahmad bin Al Mufadhdhal, seorang perawi jujur beraliran syi'ah, dan ada sesuatu pada hafalannya (At-Taqrib, 1/27), Isbath bin Nashr adalah perawi yang jujur namun banyak salah dan meriwayatkan secara janggal (At-Taqrib, 1/53), As-Suddi adalah perawi dha‘if. Biografinya telah dikemukakan. |
| Tidak Tersedia |
🎯 Analisis Kekuatan Hadis
| Status | Indikator Kekuatan |
|---|---|
| Isnadnya dha'if. HR. Abu Daud (2683) dan An-Nasa'i (4073) dari Ahmad bin Al Mufadhdhal dengan isnad tersebut. Di dalamnya terdapat Ahmad bin Al Mufadhdhal, seorang perawi jujur beraliran syi'ah, dan ada sesuatu pada hafalannya (At-Taqrib, 1/27), Isbath bin Nashr adalah perawi yang jujur namun banyak salah dan meriwayatkan secara janggal (At-Taqrib, 1/53), As-Suddi adalah perawi dha‘if. Biografinya telah dikemukakan. | ⚪ Tidak Diketahui |
📝 Informasi Hadis
- Koleksi: Sunan Daruquthni
- Nomor Hadis: 4300
- Ditambahkan pada: 18 October 2025
- Status Majdi bin Mansur: Isnadnya dha'if. HR. Abu Daud (2683) dan An-Nasa'i (4073) dari Ahmad bin Al Mufadhdhal dengan isnad tersebut. Di dalamnya terdapat Ahmad bin Al Mufadhdhal, seorang perawi jujur beraliran syi'ah, dan ada sesuatu pada hafalannya (At-Taqrib, 1/27), Isbath bin Nashr adalah perawi yang jujur namun banyak salah dan meriwayatkan secara janggal (At-Taqrib, 1/53), As-Suddi adalah perawi dha‘if. Biografinya telah dikemukakan.
- **Status **: Tidak Tersedia
Hadis ini telah diverifikasi secara otomatis menggunakan sistem grading ulama hadis.