Hadis Daruquthni No. 433

🔤 Teks Arab

سنن الدارقطني ٤٣٣: حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى , ح وَثنا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا إِبْرَاهِيمُ بْنُ هَانِئٍ , قَالَا: نا الْحَكَمُ بْنُ مُوسَى , نا يَحْيَى بْنُ حَمْزَةَ , عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ دَاوُدَ , حَدَّثَنِي الزُّهْرِيُّ , عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرِو بْنِ حَزْمٍ , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ جَدِّهِ , أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَتَبَ إِلَى أَهْلِ الْيَمَنِ كِتَابًا فَكَانَ فِيهِ: «لَا يَمَسَّ الْقُرْآنَ إِلَّا طَاهِرٌ»

🌐 Terjemahan

Bahasa Indonesia

Sunan Daruquthni 433: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Muhammad bin Yahya mengabarkan kepada kami {h} Al Husain bin Isma'il menceritakan kepada kami, Ibrahim bin Hani' mengabarkan kepada kami, keduanya mengatakan: Al Hakam bin Musa mengabarkan kepada kami, Yahya bin Hamzah mengabarkan kepada kami, dari Sulaiman bin Daud, Az-Zuhri menceritakan kepadaku, dari Abu Bakar bin Muhammad bin Amr bin Hazm, dari ayahnya, dari kakeknya: Bahwa Rasulullah mengirim sebuah surat kepada warga Yaman, yang mana di dalamnya (disebutkan): "Tidak boleh menyentuh Al Qur‟an kecuali orang yang telah suci.'

📋 Perbandingan Status

Peneliti Status
Majdi bin Mansur Isnadnya lemah: HR. Ibnu Al Jauzi di dalam At-Tahqiq (1/165); Al Baihaqi (1/309). Di dalam sanadnya terdapat Sulaiman bin Arqam, yaitu yang disebutkan di dalam isnadnya dengan "Sulaiman bin Daud" ini perkirakan dari salah seorang perawi hadits ini. Sulaiman bin Arqam lemah, At-Taqrib (1/322). Abu Daud mengatakan, "Al Hakam bin Musa -yakni lalu ia menybutnya Musa bin Daud- telah mengira demikian, padahal sebenarnya adalah Sulaiman bin Arqam."
Tidak Tersedia

🎯 Analisis Kekuatan Hadis

Status Indikator Kekuatan
Isnadnya lemah: HR. Ibnu Al Jauzi di dalam At-Tahqiq (1/165); Al Baihaqi (1/309). Di dalam sanadnya terdapat Sulaiman bin Arqam, yaitu yang disebutkan di dalam isnadnya dengan "Sulaiman bin Daud" ini perkirakan dari salah seorang perawi hadits ini. Sulaiman bin Arqam lemah, At-Taqrib (1/322). Abu Daud mengatakan, "Al Hakam bin Musa -yakni lalu ia menybutnya Musa bin Daud- telah mengira demikian, padahal sebenarnya adalah Sulaiman bin Arqam." ⚪ Tidak Diketahui

📝 Informasi Hadis

  • Koleksi: Sunan Daruquthni
  • Nomor Hadis: 433
  • Ditambahkan pada: 18 October 2025
  • Status Majdi bin Mansur: Isnadnya lemah: HR. Ibnu Al Jauzi di dalam At-Tahqiq (1/165); Al Baihaqi (1/309). Di dalam sanadnya terdapat Sulaiman bin Arqam, yaitu yang disebutkan di dalam isnadnya dengan "Sulaiman bin Daud" ini perkirakan dari salah seorang perawi hadits ini. Sulaiman bin Arqam lemah, At-Taqrib (1/322). Abu Daud mengatakan, "Al Hakam bin Musa -yakni lalu ia menybutnya Musa bin Daud- telah mengira demikian, padahal sebenarnya adalah Sulaiman bin Arqam."
  • **Status **: Tidak Tersedia

Hadis ini telah diverifikasi secara otomatis menggunakan sistem grading ulama hadis.

Hadis Daruquthni No. 433

Penulis

HadisKu

Tanggal

18 - 10 - 2025

Bagikan Hadis ini