Hadis Daruquthni No. 4788

🔤 Teks Arab

سنن الدارقطني ٤٧٨٨: حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ سَعِيدٍ الْبَزَّازُ , نا عَلِيُّ بْنُ مُسْلِمٍ , نا مُحَمَّدُ بْنُ يَزِيدَ الْوَاسِطِيُّ , عَنْ سُفْيَانَ بْنِ حُسَيْنٍ , عَنِ الزُّهْرِيِّ , عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيِّبِ , عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «لَا عَتِيرَةَ وَلَا فَرْعَ فِي الْإِسْلَامِ , وَلَا جَلَبَ وَلَا جَنَبَ». فَقَالَ الزُّهْرِيُّ: وَالْعَتِيرَةُ: ذَبْحٌ كَانَ لِمُضَرَ فِي الْجَاهِلِيَّةِ

🌐 Terjemahan

Bahasa Indonesia

Sunan Daruquthni 4788: Al Husain bin Muhammad bin Sa'id Al Bazzaz menceritakan kepada kami, Ali bin Muslim menceritakan kepada kami, Muhammad bin Yazid Al Wasithi menceritakan kepada kami dari Sufyan bin Husain, dari Az-Zuhri, dari Sa'id bin Al Musayyab, dari Abu Hurairah, dari Nabi SAW, beliau bersabda, "Tidak boleh ada 'atirah dan tidak pula fara' dalam Islam. Dan tidak boleh jalab dan jarab.” Az-Zuhri berkata, 'Atirah adalah sembelihan yang dipersembahkan untuk berhala Mudhar pada masa jahiliyah." (Fara‘ adalah anak pertama unta yang disembelih untuk berhala).

📋 Perbandingan Status

Peneliti Status
Majdi bin Mansur Isnadnya hasan. HR An-Nasa'i (7/167) dari Sufyan dengan isnad tersebut.
Tidak Tersedia

🎯 Analisis Kekuatan Hadis

Status Indikator Kekuatan
Isnadnya hasan. HR An-Nasa'i (7/167) dari Sufyan dengan isnad tersebut. ⚪ Tidak Diketahui

📝 Informasi Hadis

  • Koleksi: Sunan Daruquthni
  • Nomor Hadis: 4788
  • Ditambahkan pada: 18 October 2025
  • Status Majdi bin Mansur: Isnadnya hasan. HR An-Nasa'i (7/167) dari Sufyan dengan isnad tersebut.
  • **Status **: Tidak Tersedia

Hadis ini telah diverifikasi secara otomatis menggunakan sistem grading ulama hadis.

Hadis Daruquthni No. 4788

Penulis

HadisKu

Tanggal

18 - 10 - 2025

Bagikan Hadis ini