Hadis Daruquthni No. 498

🔤 Teks Arab

سنن الدارقطني ٤٩٨: حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , حَدَّثَنَا أَبُو الطَّاهِرِ الدِّمَشْقِيُّ أَحْمَدُ بْنُ بِشْرِ بْنِ عَبْدِ الْوَهَّابِ , نا هِشَامٌ , نا عَبْدُ الْحَمِيدِ , ثنا الْأَوْزَاعِيُّ , نا عَمْرُو بْنُ شُعَيْبٍ , عَنْ زَيْنَبَ , أَنَّهَا سَأَلَتْ عَائِشَةَ عَنِ الرَّجُلِ يُقَبِّلُ امْرَأَتَهُ وَيَلْمِسُهَا، أَيَجِبُ عَلَيْهِ الْوُضُوءُ؟ , فَقَالَتْ: «لَرُبَّمَا تَوَضَّأَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , فَقَبَّلَنِي ثُمَّ يَمْضِي فَيُصَلِّي وَلَا يَتَوَضَّأُ» زَيْنَبُ هَذِهِ مَجْهُولَةٌ وَلَا تَقُومُ بِهَا حُجَّةٌ

🌐 Terjemahan

Bahasa Indonesia

Sunan Daruquthni 498: Husain bin Isma'il menceritakan kepada kami, Abu Ath-Thahir Ad-Dimasyqi Ahmad bin Bisyr bin Abdul Wahhab menceritakan kepada kami, Hisyam mengabarkan kepada kami, Abdul Hamid mengabarkan kepada kami, Al Auza'i menceritakan kepada kami, Amr bin Syu'aib mengabarkan kepada kami, dari Zainab: Bahwa ia bertanya kepada Aisyah tentang laki-laki yang mencium istrinya dan menyentuhnya, apakah ia wajib berwudhu? Aisyah menjawab, "Sungguh Nabi SAW telah berwudhu lalu beliau menciumku, kemudian pergi melaksanakan shalat dan tidak berwudhu lagi." Zainab ini majhul (tidak diketahui kredibilitasnya) dan tidak bisa dijadikan argumen.

📋 Perbandingan Status

Peneliti Status
Majdi bin Mansur Isnadnya lemah: HR. Ibnu Majah (503); Ahmad (6/62); Ath-Thabari di dalam kitab Tafsirnya (5/67); Ibnu Al Jauzi di dalam At-Tahqiq (1/173) dari berbagai jalur dari Amr bin Syu'aib. Adapun Zainab As-Sahmiyah tidak diketahui kredibilitasnya, At-Taqrib (2/600).
Tidak Tersedia

🎯 Analisis Kekuatan Hadis

Status Indikator Kekuatan
Isnadnya lemah: HR. Ibnu Majah (503); Ahmad (6/62); Ath-Thabari di dalam kitab Tafsirnya (5/67); Ibnu Al Jauzi di dalam At-Tahqiq (1/173) dari berbagai jalur dari Amr bin Syu'aib. Adapun Zainab As-Sahmiyah tidak diketahui kredibilitasnya, At-Taqrib (2/600). ⚪ Tidak Diketahui

📝 Informasi Hadis

  • Koleksi: Sunan Daruquthni
  • Nomor Hadis: 498
  • Ditambahkan pada: 18 October 2025
  • Status Majdi bin Mansur: Isnadnya lemah: HR. Ibnu Majah (503); Ahmad (6/62); Ath-Thabari di dalam kitab Tafsirnya (5/67); Ibnu Al Jauzi di dalam At-Tahqiq (1/173) dari berbagai jalur dari Amr bin Syu'aib. Adapun Zainab As-Sahmiyah tidak diketahui kredibilitasnya, At-Taqrib (2/600).
  • **Status **: Tidak Tersedia

Hadis ini telah diverifikasi secara otomatis menggunakan sistem grading ulama hadis.

Hadis Daruquthni No. 498

Penulis

HadisKu

Tanggal

18 - 10 - 2025

Bagikan Hadis ini