Hadis Daruquthni No. 499

🔤 Teks Arab

سنن الدارقطني ٤٩٩: حَدَّثَنِي الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا أَبُو بَكْرٍ الْجَوْهَرِيُّ , نا مُعَلَّى بْنُ مَنْصُورٍ , نا عَبَّادُ بْنُ الْعَوَّامِ , عَنْ حَجَّاجٍ , عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ , عَنْ زَيْنَبَ السَّهْمِيَّةِ , عَنْ عَائِشَةَ , أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «كَانَ يُقَبِّلُهَا ثُمَّ يُصَلِّي وَلَا يَتَوَضَّأُ». قَالَ: وَكَانَ عَطَاءٌ لَا يَرَى فِي الْقُبْلَةِ وُضُوءًا

🌐 Terjemahan

Bahasa Indonesia

Sunan Daruquthni 499: Al Husain bin Isma'il menceritakan kepada kami, Abu Bakar Al Jauhari mengabarkan kepada kami, Mu'alla bin Manshur mengabarkan kepada kami, Abbad bin Al Awwam mengabarkan kepada kami, dari Hajjaj, dari Amr bin Syu'aib, dari Zainad As-Sahmiyyah, dari Aisyah: "Bahwa Nabi SAW menicumnya lalu melaksanakan shalat dan tidak berwudhu lagi." Ia juga mengatakan, "Atha‘ berpendapat bahwa ciuman tidak mengharuskan wudhu."

📋 Perbandingan Status

Peneliti Status
Majdi bin Mansur Isnadnya lemah: Lihat keterangan yang lalu, dari jalur Al Hajjaj dari Amr bin Syu'aib. Al Hajjaj adalah Ibnu Arthah, ia mentadlis dan meriwayatkan secara mu‘an‘an. Az-Zaila'i mengatakan di dalam Nashb ArRayah (1/73), "Isnadnya bagus." Namun sebenarnya tidak bagus.
Tidak Tersedia

🎯 Analisis Kekuatan Hadis

Status Indikator Kekuatan
Isnadnya lemah: Lihat keterangan yang lalu, dari jalur Al Hajjaj dari Amr bin Syu'aib. Al Hajjaj adalah Ibnu Arthah, ia mentadlis dan meriwayatkan secara mu‘an‘an. Az-Zaila'i mengatakan di dalam Nashb ArRayah (1/73), "Isnadnya bagus." Namun sebenarnya tidak bagus. ⚪ Tidak Diketahui

📝 Informasi Hadis

  • Koleksi: Sunan Daruquthni
  • Nomor Hadis: 499
  • Ditambahkan pada: 18 October 2025
  • Status Majdi bin Mansur: Isnadnya lemah: Lihat keterangan yang lalu, dari jalur Al Hajjaj dari Amr bin Syu'aib. Al Hajjaj adalah Ibnu Arthah, ia mentadlis dan meriwayatkan secara mu‘an‘an. Az-Zaila'i mengatakan di dalam Nashb ArRayah (1/73), "Isnadnya bagus." Namun sebenarnya tidak bagus.
  • **Status **: Tidak Tersedia

Hadis ini telah diverifikasi secara otomatis menggunakan sistem grading ulama hadis.

Hadis Daruquthni No. 499

Penulis

HadisKu

Tanggal

18 - 10 - 2025

Bagikan Hadis ini