Hadis Daruquthni No. 925

🔤 Teks Arab

سنن الدارقطني ٩٢٥: حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ إِسْحَاقَ بْنِ بُهْلُولٍ , ثنا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ سَعِيدٍ أَبُو سَعِيدٍ الْأَشَجُّ , ثنا عُقْبَةُ بْنُ خَالِدٍ , عَنِ ابْنِ أَبِي لَيْلَى , عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ , عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى , عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ زَيْدٍ , قَالَ: «كَانَ أَذَانُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ شَفْعًا شَفْعًا فِي الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ». ابْنُ أَبِي لَيْلَى هُوَ الْقَاضِي مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ ضَعِيفُ الْحَدِيثِ سِيءُ الْحِفْظِ , وَابْنُ أَبِي لَيْلَى لَا يُثْبَتُ سَمَاعُهُ مِنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ زَيْدٍ. وَقَالَ الْأَعْمَشُ , وَالْمَسْعُودِيُّ , عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ , عَنِ ابْنِ أَبِي لَيْلَى , عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلِ , وَلَا يُثْبَتُ وَالصَّوَابُ مَا رَوَاهُ الثَّوْرِيُّ وَشُعْبَةُ , عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ , وَحُسَيْنُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ , عَنِ ابْنِ أَبِي لَيْلَى مُرْسَلًا. وَحَدِيثُ ابْنِ إِسْحَاقَ , عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ , عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ زَيْدٍ , عَنْ أَبِيهِ مُتَّصِلٌ وَهُوَ خِلَافُ مَا رَوَاهُ الْكُوفِيُّونَ

🌐 Terjemahan

Bahasa Indonesia

Sunan Daruquthni 925: Ahmad bin Ishaq bin Al Buhlul menceritakan kepada kami, Abdullah bin Sa'id Abu Sa'id Al Asyajj menceritakan kepada kami, Uqbah bin Khalid menceritakan kepada kami, dari Ibnu Abi Laila, dari Amr bin Murrah, dari Abdurrahman bin Abu Laila, dari Abdullah bin Zaid, ia mengatakan, "Adzan Rasulullah SAW adalah genap-genap, pada adzan dan iqamah." Ibnu Abi Laila adalah Al Qadhi Muhammad bin Abdurrahman, ia lemah dalam meriwayatkan hadits dan hafalannya buruk. Mendengarnya Ibnu Abi Laila dari Abdullah bin Zaid tidak valid. Al A'masy dan Al Mas'udi mengatakan, dari Amr bin Murrah, dari Ibnu Abi Laila, dari Mu'adz bin Jabal, (ini juga) tidak valid. Yang benar adalah yang diriwayatkan oleh Ats-Tsauri dan Syu'bah dari Amr bin Murrah dan Husain bin Abdurrahman, dari Ibnu Abi Laila secara mursal. Hadits Ibnu Ishaq dari Muhammad bin Ibrahim, dari Muhammad bin Abdullah bin Zaid, dari ayahnya, adalah hadits muttashil, berbeda dengan hadits yang diriwayatkan oleh para perawi Kufah.

📋 Perbandingan Status

Peneliti Status
Majdi bin Mansur Isnadnya lemah lagi terputus: HR. At-Tirmidzi (194); Ibnu Al Jarud di dalam At-Tahqiq (1/304) dari jalur Ibnu Abi Laila. Saya katakan: Abdurrahman bin Abu Laila tidak mendengar dari Abdulah bin Zaid.
Tidak Tersedia

🎯 Analisis Kekuatan Hadis

Status Indikator Kekuatan
Isnadnya lemah lagi terputus: HR. At-Tirmidzi (194); Ibnu Al Jarud di dalam At-Tahqiq (1/304) dari jalur Ibnu Abi Laila. Saya katakan: Abdurrahman bin Abu Laila tidak mendengar dari Abdulah bin Zaid. ⚪ Tidak Diketahui

📝 Informasi Hadis

  • Koleksi: Sunan Daruquthni
  • Nomor Hadis: 925
  • Ditambahkan pada: 18 October 2025
  • Status Majdi bin Mansur: Isnadnya lemah lagi terputus: HR. At-Tirmidzi (194); Ibnu Al Jarud di dalam At-Tahqiq (1/304) dari jalur Ibnu Abi Laila. Saya katakan: Abdurrahman bin Abu Laila tidak mendengar dari Abdulah bin Zaid.
  • **Status **: Tidak Tersedia

Hadis ini telah diverifikasi secara otomatis menggunakan sistem grading ulama hadis.

Hadis Daruquthni No. 925

Penulis

HadisKu

Tanggal

18 - 10 - 2025

Bagikan Hadis ini