Hadis Ibnu Hibban No. 1473

🔤 Teks Arab

صحيح ابن حبان ١٤٧٣: أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَلِيِّ بْنِ الْمُثَنَّى، حَدَّثَنَا هُدْبَةُ بْنُ خَالِدٍ، حَدَّثَنَا هَمَّامٌ، حَدَّثَنَا قَتَادَةُ، عَنْ أَبِي أَيُّوبَ، عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَمْرٍو، أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ‏:‏ وَقْتُ الظُّهْرِ إِذَا زَالَتِ الشَّمْسُ، وَكَانَ ظِلُّ الرَّجُلِ كَطُولِهِ، مَا لَمْ يَحْضُرِ الْعَصْرُ، وَوَقْتُ الْعَصْرِ مَا لَمْ تَصْفَرَّ الشَّمْسُ، وَوَقْتُ الْعِشَاءِ إِلَى شَطْرِ اللَّيْلِ- أَوْ نِصْفِ اللَّيْلِ- وَوَقْتُ الْفَجْرِ مَا لَمْ تَطْلُعِ الشَّمْسُ‏.‏

🌐 Terjemahan

Bahasa Indonesia

Shahih Ibnu Hibban 1473: Ahmad bin Ali bin Al Mutsanna telah mengabarkan kepada kami, ia berkata, Hudbah bin Khalid telah menceritakan kepada kami, ia berkata, Hammam telah menceritakan kepada k »mi, ia berkata, “Qatadah telah menceritakan kepada kami sebuah hadits dari Abu Ayyub dari Abdullah bin Amr bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, “Waktu Zhuhur, apabila matahari tergelincir (ke arah Barat) dan bayangan seorang laki-laki sama panjangnya dengan dirinya, selagi waktu Ashar belum hadir. Waktu Ashar (berlangsung) selagi matahari belum menguning. Waktu Maghrib (berlangsung) selagi mega merah belum sirna. Waktu Isya (memanjang) sampai pertengahan malam atau paruh malam. Dan waktu fajar (Shubuh) selagi matahari belum terbit. ”419

📋 Perbandingan Status

Peneliti Status
Al-Albani Tidak Diketahui
Arnauth Tidak Tersedia

🎯 Analisis Kekuatan Hadis

Status Indikator Kekuatan

📝 Informasi Hadis

  • Koleksi: Sahih Ibnu Hibban
  • Nomor Hadis: 1473
  • Ditambahkan pada: 18 October 2025
  • Status Al-Albani: Tidak Diketahui
  • Status Arnauth: Tidak Tersedia

Hadis ini telah diverifikasi secara otomatis menggunakan sistem grading ulama hadis.

Hadis Ibnu Hibban No. 1473

Penulis

HadisKu

Tanggal

18 - 10 - 2025

Bagikan Hadis ini