Hadis Ibnu Hibban No. 1796
🔤 Teks Arab
🌐 Terjemahan
Bahasa Indonesia
Shahih Ibnu Hibban 1796: Muhammad bin Ishaq bin Khuzaimah mengabarkan kepada kami, Ya’qub Ad-Dauraqi menceritakan kepada kami, Husyaim menceritakan kepada kami, Abu Bisyr mengabarkan kepada kami dari Sa’id bin Jubair, dari Ibnu Abbas, tentang firman Allah, “Dan janganlah engkau mengeraskan suaramu dalam shalat dan janganlah (pula) merendahkannya." (Qs. Al Israa' 17: 110), dia berkata: Ayat ini turun ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam masih sembunyi- sembunyi116 (dalam berdakwah) di Makkah. Apabila beliau shalat mengimami para sahabatnya, beliau membaca Al Qur'an dengan suara keras, sehingga orang-orang musyrik yang mendengarnya mencaci-maki Al Qur'an, yang menurunkannya dan yang membawanya. Allah lalu berfirman kepada Nabi-Nya, “Dan janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam shalatmu.” Maksudnya adalah, bacaanmu, sehingga orang-orang musyrik mendengarnya, yang menyebabkan mereka mencela Al Qur'an. “ Dan janganlah pula merendahkannya” dari sahabat-sahabatmu sehingga mereka tidak mendengarnya, (akan tetapi) “Carilah jalan tengah di antara kedua itu”. (Qs. Al Israa'. 17:110) 117 23:3
📋 Perbandingan Status
| Peneliti | Status |
|---|---|
| Al-Albani | Tidak Diketahui |
| Arnauth | Tidak Tersedia |
🎯 Analisis Kekuatan Hadis
| Status | Indikator Kekuatan |
|---|
📝 Informasi Hadis
- Koleksi: Sahih Ibnu Hibban
- Nomor Hadis: 1796
- Ditambahkan pada: 18 October 2025
- Status Al-Albani: Tidak Diketahui
- Status Arnauth: Tidak Tersedia
Hadis ini telah diverifikasi secara otomatis menggunakan sistem grading ulama hadis.