Hadis Ibnu Hibban No. 1871
🔤 Teks Arab
🌐 Terjemahan
Bahasa Indonesia
Shahih Ibnu Hibban 1871: Ahmad bin Yahya bin Zuhair mengabarkan kami, dia berkala: Muhammad bin Basysyar menceritakan kami, dia berkata: Abu Amir Al Aqadi menceritakan kepada kami, dia berkata: Fulaih bin Sulaiman menceritakan kepada kami, dia berkata: Abbas bin Sahl 227 bin Sa’d As-Sa’idi menceritakan kepadaku, dia berkata: Abu Humaid As-Sa’idi, Abu Usaid As-Sa’idi, Sahi bin Sa’d, dan Muhammad bin Maslamah berkumpul. Mereka membahas tentang shalatnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Abu Humaid berkata, “Aku adalah orang yang paling mengetahui shalatnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Beliau berdiri untuk shalat, lalu takbir dengan mengangkat kedua tangan. Ketika akan ruku beliau takbir, lalu ruku dengan meletakkan kedua tangan pada kedua lutut, seperti menggenggamnya. Beliau menekankan kedua tangan dan merenggangkannya dari kedua rusuk tanpa menundukkan kepala dan tidak pula mengangkatnya. Kemudian beliau berdiri seraya mengangkat kedua tangan dan tegak, hingga setiap tulang kembali ke tempatnya. Kemudian beliau sujud dengan menekankan hidung dan dahi seraya merenggangkan kedua tangan dari kedua rusuk. Beliau meletakkan kedua telapak tangan sejajar df«gan kedua bahu. Lalu beliau mengangkat kepala hingga setiap tulang kembali ke tempatnya sampai selesai. Kemudian beliau duduk di atas kaki kiri yang dibentangkan, lalu menghadapkan pangkal kaki kanan ke kiblat. Beliau meletakkan telapak tangan kanan di atas lutut kanan dan telapak tangan kiri di atas lutut kiri, kemudian menunjuk dengan jari telunjuk.” 228 5:2
📋 Perbandingan Status
| Peneliti | Status |
|---|---|
| Al-Albani | Tidak Diketahui |
| Arnauth | Tidak Tersedia |
🎯 Analisis Kekuatan Hadis
| Status | Indikator Kekuatan |
|---|
📝 Informasi Hadis
- Koleksi: Sahih Ibnu Hibban
- Nomor Hadis: 1871
- Ditambahkan pada: 18 October 2025
- Status Al-Albani: Tidak Diketahui
- Status Arnauth: Tidak Tersedia
Hadis ini telah diverifikasi secara otomatis menggunakan sistem grading ulama hadis.