Hadis Ibnu Hibban No. 946

🔤 Teks Arab

صحيح ابن حبان ٩٤٦: أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَلِيِّ بْنِ الْمُثَنَّى، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ الطَّالَقَانِيُّ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ، وَيَعْلَى بْنُ عُبَيْدٍ، قَالاَ‏:‏ حَدَّثَنَا مُوسَى الْجُهَنِيُّ، عَنْ مُصْعَبِ بْنِ سَعْدِ بْنِ أَبِي وَقَّاصٍ، عَنْ أَبِيهِ، قَالَ‏:‏ جَاءَ أَعْرَابِيٌّ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقَالَ‏:‏ يَا رَسُولَ اللهِ، عَلِّمْنِي كَلاَمًا أَقُولُهُ، قَالَ‏:‏ قُلْ‏:‏ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ، اللَّهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ الْعَزِيزِ الْحَكِيمِ‏.‏، قَالَ‏:‏ هَؤُلاَءِ لِرَبِّي، فَمَا لِي‏؟‏ قَالَ‏:‏ قُلِ‏:‏ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي، وَارْحَمْنِي، وَاهْدِنِي، وَارْزُقْنِي‏.‏قَالَ أَبُو حَاتِمٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ‏:‏ كُلُّ مَا فِي هَذِهِ الأَخْبَارِ‏:‏ اللَّهُمَّ اهْدِنِي، اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْهُدَى، وَمَا يُشْبِهُهَا مِنَ الأَلْفَاظِ إِنَّمَا أُرِيدَ بِهَا الثَّبَاتُ عَلَى الْهُدَى وَالزِّيَادَةُ فِيهِ، إِذْ مُحَالٌ أَنْ يُؤْمِنَ الْمُؤْمِنُ بِسُؤَالِ الزِّيَادَةِ وَقَدْ هَدَاهُ اللَّهُ قَبْلَ ذَلِكَ‏.‏

🌐 Terjemahan

Bahasa Indonesia

Shahih Ibnu Hibban 946: Ahmad bin Ali bin Al Mutsanna mengabarkan kepada kami, ia berkata: Ishaq bin Ismail Ath-Thaliqani menceritakan kepada kami, ia berkata: Ibnu Numair dan Ya’la bin Ubaid menceritakan kepada kami, keduanya berkata: Musa Al Juhni menceritakan kepada kami, dari Mush’ab bin Sa’id bin Abu Waqash, dari ayahnya, ia berkata: Seorang Arab Badui datang menemui Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam lalu ia berkata: Wahai Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, ajarkanlah kepadaku satu doa untukku baca. Beliau bersabda: “Ucapkanlah : Laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariika lahu, Allahu kabiiran, wa al hamdulillahi katsiiran, wa subhaanallaahi rabbil 'aalamiin, wa laa haula wa laa quwwata ilia billaahil ‘Aliyyil ‘Azhiimil ‘Aziizil Hakiim.” Orang itu bertanya: “Semua itu untuk Tuhanku, lalu mana untukku?” Beliau menjawab: “Ucapkanlah : Allahummaghfir lii, warhamnii, wahdinii, warzuqnii (Ya Allah ampunilah aku, kasihilah aku, tunjukilah aku, dan berilah rizki untukku)”140 1:104 Abu Hatim RA berkata, “Semua doa yang terdapat di dalam hadits- hadits ini, seperti “Ya Allah tunjukkilah aku,” atau “Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepada-Mu petunjuk,” dan lain-lainnya, adalah dimaksudkan untuk memohon ketetapan petunjuk dan bertambahnya petunjuk, sebab mustahil seorang mukmin percaya dengan tambahan iman bila sebelumnya ia belum mendapatkan petunjuk dari Allah SWT.”

📋 Perbandingan Status

Peneliti Status
Al-Albani Tidak Diketahui
Arnauth Tidak Tersedia

🎯 Analisis Kekuatan Hadis

Status Indikator Kekuatan

📝 Informasi Hadis

  • Koleksi: Sahih Ibnu Hibban
  • Nomor Hadis: 946
  • Ditambahkan pada: 18 October 2025
  • Status Al-Albani: Tidak Diketahui
  • Status Arnauth: Tidak Tersedia

Hadis ini telah diverifikasi secara otomatis menggunakan sistem grading ulama hadis.

Hadis Ibnu Hibban No. 946

Penulis

HadisKu

Tanggal

18 - 10 - 2025

Bagikan Hadis ini