Hadis Ibnu Majah No. 414
🔤 Teks Arab
سنن ابن ماجه ٤١٤: حَدَّثَنَا جَعْفَرُ بْنُ مُسَافِرٍ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ قَعْنَبٍ أَبُو بِشْرٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَرَادَةَ الشَّيْبَانِيُّ عَنْ زَيْدِ بْنِ الْحَوَارِيِّ عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ قُرَّةَ عَنْ عُبَيْدِ بْنِ عُمَيْرٍ عَنْ أُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَعَا بِمَاءٍ فَتَوَضَّأَ مَرَّةً مَرَّةً فَقَالَ هَذَا وَظِيفَةُ الْوُضُوءِ أَوْ قَالَ وُضُوءٌ مَنْ لَمْ يَتَوَضَّأْهُ لَمْ يَقْبَلْ اللَّهُ لَهُ صَلَاةً ثُمَّ تَوَضَّأَ مَرَّتَيْنِ مَرَّتَيْنِ ثُمَّ قَالَ هَذَا وُضُوءٌ مَنْ تَوَضَّأَهُ أَعْطَاهُ اللَّهُ كِفْلَيْنِ مِنْ الْأَجْرِ ثُمَّ تَوَضَّأَ ثَلَاثًا ثَلَاثًا فَقَالَ هَذَا وُضُوئِي وَوُضُوءُ الْمُرْسَلِينَ مِنْ قَبْلِي
🌐 Terjemahan
Bahasa Indonesia
Sunan Ibnu Majah 414: Telah menceritakan kepada kami Ja'far bin Musafir berkata: telah menceritakan kepada kami Isma'il bin Qa'nab Abu Bisyr berkata: telah menceritakan kepada kami Abdullah bin 'Aradah As Syaibani dari Zaid bin Al Hawari dari Mu'awiyah bin Qurrah dari Ubaid bin Umair dari Ubai bin Ka'ab berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam minta diambilkan air, lalu beliau berwudlu satu kali-satu kali dan bersabda: "Ini adalah kewajiban wudlu, atau beliau bersabda: "Wudlu yang Allah tidak akan menerima shalat seseorang kecuali dengannya." Kemudian beliau berwudlu dua kali-dua kali dan bersabda: "orang yang berwudlu seperti ini akan Allah berikan kepadanya dua pahala." Kemudian beliau berwudlu tiga kali-tiga kali dan bersabda: "Inilah wudluku dan wudlu para rasul sebelumku."
📋 Perbandingan Status
| Peneliti |
Status |
| Al-Albani |
Dha'if |
| Zubair Ali Zai |
Dha'if |
📊 Status Menurut Zubair Ali Zai
| No |
Status |
Kode |
| 1 |
Dha'if |
- |
🎯 Analisis Kekuatan Hadis
| Status |
Indikator Kekuatan |
| Dha'if |
🔴 Lemah |
📝 Informasi Hadis
- Koleksi: Sunan Ibnu Majah
- Nomor Hadis: 414
- Ditambahkan pada: 18 October 2025
- Status Al-Albani: Dha'if
- Status Zubair Ali Zai: Dha'if
Hadis ini telah diverifikasi secara otomatis menggunakan sistem grading ulama hadis.