Hadis Mustadrak No. 180

🔤 Teks Arab

المستدرك ١٨٠: حَدَّثَنَا أَبُو الْعَبَّاسِ مُحَمَّدُ بْنُ يَعْقُوبَ، ثنا مُحَمَّدُ بْنُ سِنَانٍ الْقَزَّازُ، ثنا أَبُو عَاصِمٍ، ثنا زَكَرِيَّا بْنُ إِسْحَاقَ، عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ، عَنْ عَطَاءٍ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، {الَّذِينَ يَجْتَنِبُونَ كَبَائِرَ الْإِثْمِ وَالْفَوَاحِشَ} [النجم: 32] قَالَ: هُوَأَنْ يَأْتِيَ الرَّجُلُ الْفَاحِشَةَ ثُمَّ يَتُوبُ مِنْهَا، قَالَ: وَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «اللَّهُمَّ إِنْ تَغْفِرْ تَغْفِرْ جَمَّا وَأَيُّ عَبْدٍ لَكَ لَا أَلَمَّا؟» . " هَذَا حَدِيثٌ صَحِيحٌ عَلَى شَرْطِ الشَّيْخَيْنِ، وَلَمْ يُخَرِّجَاهُ، وَإِنَّمَا خَرَّجَا حَدِيثَ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ طَاوُسٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّهُ قَالَ: لَمْ أَرَ شَيْئًا أَقْرَبَ بِاللَّمَمِ مِنَ الَّذِي قَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ: كُتِبَ عَلَى ابْنِ آدَمَ حَظُّهُ مِنَ الزِّنَا، الْحَدِيثَ. وَالَّذِي عِنْدِي أَنَّهُمَا تَرَكَا حَدِيثَ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ لِلْحَدِيثِ الَّذِي "

🌐 Terjemahan

Bahasa Indonesia

Al Mustadrak 180: Abu Al Abbas Muhammad bin Ya'qub menceritakan kepada kami, Muhammad bin Sinan Al Qazzaz menceritakan kepada kami, Abu Ashim menceritakan kepada kami, Zakaria bin Ishaq menceritakan kepada kami dari Amr bin Dinar, dari Atha', dari Ibnu Abbas, tentang ayat, "(Yaitu) orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan keji,” (Qs. An-Najm 53: 32) dia berkata, "Maksudnya adalah orang yang melakukan perbuatan keji, kemudian dia bertobat.” Ibnu Abbas berkata lagi, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, 'Ya Allah, jika Engkau memberi ampunan, maka Engkau memberi ampunan yang banyak, siapakah hamba-Mu yang tidak pernah melakukan dosa'?” Hadits ini shahih sesuai syarat Al Bukhari dan Muslim, tapi keduanya tidak meriwayatkannya. Keduanya hanya meriwayatkan hadits Abdullah bin Thawus dari ayahnya, dari Ibnu Abbas, dia berkata, ”Aku tidak melihat sesuatu yang lebih dekat dengan dosa- dosa kecil selain yang dikatakan oleh Abu Hurairah, 'Allah mencatat untuk anak Adam bagiannya dari zina...'." Menurutku, Al Bukhari dan Muslim tidak meriawayatkan hadits Amr bin Dinar karena hadits berikut ini:

📋 Perbandingan Status

Peneliti Status
Adh-Dhahabi Tidak Diketahui
Tidak Tersedia

🎯 Analisis Kekuatan Hadis

Status Indikator Kekuatan

📝 Informasi Hadis

  • Koleksi: Al Mustadrak
  • Nomor Hadis: 180
  • Ditambahkan pada: 18 October 2025
  • Status Adh-Dhahabi: Tidak Diketahui
  • **Status **: Tidak Tersedia

Hadis ini telah diverifikasi secara otomatis menggunakan sistem grading ulama hadis.

Hadis Mustadrak No. 180

Penulis

HadisKu

Tanggal

18 - 10 - 2025

Bagikan Hadis ini