Hadis Mustadrak No. 329
🔤 Teks Arab
🌐 Terjemahan
Bahasa Indonesia
Al Mustadrak 329: Abu Al Abbas Muhammad bin Ya'qub menceritakan kepada kami, Al Abbas bin Muhammad Ad-Duri menceritakan kepada kami, Abu Hashim menceritakan kepada kami, Tsaur bin Yazid menceritakan kepada kami, Khalid bin Ma'dan menceritakan kepada kami dari Abdurrahman bin Amir As-Sulami, dari Al Irbadh bin Sariyah, dia berkata "Rasulullah mengimami kami shalat Subuh. Kemudian beliau menghadap ke arah kami dan memberi wejangan yang menggetarkan hati serta meneteskan air mata. Kami lalu berkata, 'Wahai Rasulullah, seakan-akan ini melihat perpisahan' . Beliau lantas berwasiat kepada kami, 'Aku berwasiat kepada kalian agar senantiasa bertaqwa kepada Allah, mendengar dan taat (kepada pemimpin) sekalipun kalian dipimpin oleh seorang budak Habsyi, karena sesungguhnya siapa saja yang masih hidup di antara kalian, maka dia akan melihat banyak terjadi perselisihan Oleh sebab itu, berpegang teguhlah dengan Sunnah-ku dan sunnah Khulafaurrasyidin yang mendapat petunjuk sesudahku. Gigitlah Sunnah itu dengan gigi-gigi geraham (peganglah kuat-kuat), dan berhati-hatilah dengan bid'ah (perkara baru yang sengaja dibuat dalam agama), karena sesungguhnya setiap bid'ah itu sesat'." Hadits ini shahih dan tidak ber-illat. Al Bukhari berhujjah dengan Abdurrahman bin Amr dan Tsaur bin Yazid. Hadits ini diriwayatkan di pembahasan berpegang teguh dengan Sunnah. Menurutku, Al Bukhari dan Mulsim menduga tidak ada periwayat yang meriwayatkan dari Khalid bin Ma'dan selain Tsaur bin Yazid, padahal Muhammad bin Ibrahim bin Al Hants —yang haditsnya diriwayatkan dalam Ash-Shahihain— telah meriwayatkan dari Khalid bin Ma'dan.
📋 Perbandingan Status
| Peneliti | Status |
|---|---|
| Adh-Dhahabi | Tidak Diketahui |
| Tidak Tersedia |
🎯 Analisis Kekuatan Hadis
| Status | Indikator Kekuatan |
|---|
📝 Informasi Hadis
- Koleksi: Al Mustadrak
- Nomor Hadis: 329
- Ditambahkan pada: 18 October 2025
- Status Adh-Dhahabi: Tidak Diketahui
- **Status **: Tidak Tersedia
Hadis ini telah diverifikasi secara otomatis menggunakan sistem grading ulama hadis.