Hadis Mustadrak No. 522

🔤 Teks Arab

المستدرك ٥٢٢: حَدَّثَنَا أَبُو الْعَبَّاسِ مُحَمَّدُ بْنُ يَعْقُوبَ، ثنا أُسَيْدُ بْنُ عَاصِمٍ، ثنا الْحُسَيْنُ بْنُ جَعْفَرٍ، عَنْ سُفْيَانَ، وَأَخْبَرَنَا أَبُو الْعَبَّاسِ مُحَمَّدُ بْنُ أَحْمَدَ الْمَحْبُوبِيُّ، قَالَ: حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ سَيَّارٍ، ثنا مُحَمَّدُ بْنُ كَثِيرٍ، ثنا سُفْيَانُ، عَنْ إِسْمَاعِيلَ بْنِ كَثِيرٍ، عَنْ عَاصِمِ بْنِ لَقِيطِ بْنِ صَبِرَةَ، عَنْ أَبِيهِ، أَنَّهُ أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَ أَشْيَاءَ، فَقَالَ لَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «أَسْبِغِ الْوُضُوءَ وَخَلِّلِ الْأَصَابِعَ، وَإِذَا اسْتَنْشَقْتَ فَبَالِغْ، إِلَّا أَنْ تَكُونَ صَائِمًا» . " هَذَا حَدِيثٌ صَحِيحٌ، وَلَمْ يُخَرِّجَاهُ وَهِيَ فِي جُمْلَةِ مَا قُلْنَا: إِنَّهُمَا أَعْرَضَا، عَنِ الصَّحَابِيِّ الَّذِي لَا يَرْوِي عَنْهُ غَيْرُ الْوَاحِدِ، وَقَدِ احْتَجَّا جَمِيعًا بِبَعْضِ هَذَا النَّوْعِ، فَأَمَّا أَبُو هَاشِمٍ إِسْمَاعِيلُ بْنُ كَثِيرٍ الْقَارِئُ فَإِنَّهُ مِنْ كِبَارِ الْمَكِّيِّينَ، رَوَى عَنْهُ هَذَا الْحَدِيثَ بِعَيْنِهِ غَيْرُ الثَّوْرِيِّ جَمَاعَةٌ مِنْهُمُ ابْنُ جُرَيْجٍ، وَدَاوُدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْعَطَّارُ، وَيَحْيَى بْنُ سُلَيْمٍ، وَغَيْرَهُمْ"

🌐 Terjemahan

Bahasa Indonesia

Al Mustadrak 522: Abu Al Abbas Muhammad bin Ya’qub menceritakan kepada kami, Usaid bin Ashim menceritakan kepada kami, Al Husain bin Ja’far menceritakan kepada kami dari Sufyan. Abu Al Abbas Muhammad bin Ahmad Al Mahbubi mengabarkan kepada kami, dia berkata: Ahmad bin Yasar menceritakan kepada kami, Muhammad bin Katsir menceritakan kepada kami, Sufyan menceritakan kepada kami dari Ismail bin Katsir, dari Ashim bin Laqith bin Shabirah, dari ayahnya, bahwa dia mendatangi Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, lalu menyebutkan beberapa hal kepada beliau. Nabi kemudian berkata kepadanya, “Sempurnakanlah wudhu dan sela-selalah jari-jemari, serta bersungguh-sungguhlah jika kamu memasukkan air ke hidung, kecuali kamu sedang berpuasa." Hadits ini shahih, tapi Al Bukhari dan Muslim tidak meriwayatkannya. Hadits ini masuk dalam kategori yang telah kami sebutkan, bahwa keduanya menolak hadits yang hanya diriwayatkan oleh satu orang dari sahabat. Keduanya sama-sama berhujjah dengan sebagian periwayatnya. Abu Hasyim Ismail bin Katsir Al Qari merupakan salah seorang ulama besar Makkah. Haditsnya diriwayatkan secara langsung oleh segolongan periwayat selain Ats-Tsauri, diantaranya adalah Ibnu Juraij, Daud bin Abdurrahman Al Aththar, dan Yahya bin Sulaim. Hadits Ibnu Juraij adalah:

📋 Perbandingan Status

Peneliti Status
Adh-Dhahabi Tidak Diketahui
Tidak Tersedia

🎯 Analisis Kekuatan Hadis

Status Indikator Kekuatan

📝 Informasi Hadis

  • Koleksi: Al Mustadrak
  • Nomor Hadis: 522
  • Ditambahkan pada: 18 October 2025
  • Status Adh-Dhahabi: Tidak Diketahui
  • **Status **: Tidak Tersedia

Hadis ini telah diverifikasi secara otomatis menggunakan sistem grading ulama hadis.

Hadis Mustadrak No. 522

Penulis

HadisKu

Tanggal

18 - 10 - 2025

Bagikan Hadis ini