Hadis Tirmidzi No. 2990
🔤 Teks Arab
سنن الترمذي ٢٩٩٠: حَدَّثَنَا أَبُو كُرَيْبٍ حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ بْنُ هِشَامٍ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ نَاجِيَةَ بْنِ كَعْبٍ عَنْ عَلِيٍّ
أَنَّ أَبَا جَهْلٍ قَالَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّا لَا نُكَذِّبُكَ وَلَكِنْ نُكَذِّبُ بِمَا جِئْتَ بِهِ فَأَنْزَلَ اللَّهُ تَعَالَى
{ فَإِنَّهُمْ لَا يُكَذِّبُونَكَ وَلَكِنَّ الظَّالِمِينَ بِآيَاتِ اللَّهِ يَجْحَدُونَ }
حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ مَنْصُورٍ أَخْبَرَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ نَاجِيَةَ أَنَّ أَبَا جَهْلٍ قَالَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَ نَحْوَهُ وَلَمْ يَذْكُرْ فِيهِ عَنْ عَلِيٍّ وَهَذَا أَصَحُّ
🌐 Terjemahan
Bahasa Indonesia
Sunan Tirmidzi 2990: Telah menceritakan kepada kami Abu Kuraib telah menceritakan kepada kami Mu'awiyah bin Hisyam dari Sufyan dari Abu Ishaq dari Najiyah bin Ka'ab dari Ali bahwa Abu Jahal pernah berkata kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam: "Sesungguhnya kami tidak mendustakanmu, tapi kami mendustakan (agama) yang kamu bawa." Lalu Allah Ta'ala menurunkan Karena mereka sebenarnya bukan mendustakan kamu, akan tetapi orang-orang yang zhalim itu mengingkari ayat-ayat Allah QS Al An'am: 33. Telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Manshur telah mengabarkan kepada kami Abdurrahman bin Mahdi dari Sufyan dari Abu Ishaq dari Najiyah bahwa Abu Jahal pernah berkata kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, lalu ia menyebut seperti hadits di atas, tapi tidak menyebutkan: "Dari Ali." Dan ini lebih shahih.
📋 Perbandingan Status
| Peneliti |
Status |
| Al-Albani |
Dha'iful Isnad |
| Zubair Ali Zai |
Dha'if |
📊 Status Menurut Zubair Ali Zai
| No |
Status |
Kode |
| 1 |
Dha'if |
- |
🎯 Analisis Kekuatan Hadis
| Status |
Indikator Kekuatan |
| Dha'iful Isnad |
🔴 Lemah |
| Dha'if |
🔴 Lemah |
📝 Informasi Hadis
- Koleksi: Sunan Tirmidzi
- Nomor Hadis: 2990
- Ditambahkan pada: 18 October 2025
- Status Al-Albani: Dha'iful Isnad
- Status Zubair Ali Zai: Dha'if
Hadis ini telah diverifikasi secara otomatis menggunakan sistem grading ulama hadis.